4 Cara Menyiapkan Dana Darurat, Penting Dimiliki Setiap Keluarga
Selain dana pendidikan anak, dana sewa atau cicilan rumah dan pengeluaran harian individu maupun sudah berkeluarga sebaiknya menyiapkan dana darurat
TRIBUNBATAM.id - Saat berkeluarga dan memiliki anak tentu terdapat pengeluaran lain tak sebatas untuk makan.
Dana pendidikan anak, sewa atau cicilan rumah dan pengeluaran harian adalah pos wajib yang harus dipikirkan.
Selain tiga pos pengeluaran wajib itu, ternyata ada satu pos yang tak kalah penting yang harus disiapkan keluarga.
Adalah dana darurat, yang sebaiknya disiapkan khusus untuk kebutuhan mendesak atau kejadian tak terduga.
Tak hanya untuk mereka yang sudah berkeluarga, dana darurat juga penting dipersiapkan untuk individu.
Dana darurat bisa membantu jika sewaktu-waktu ada pemutusan hubungan kerja (PHK) atau kecelakaan dan sakit.
Sesuai namanya, dana darurat yang sudah disiapkan nantinya bisa digunakan mencukupi kebutuhan beberapa bulan, meski tak ada pemasukan sama sekali.
Baca juga: Investasi Tepat di Masa Pandemi, Inilah Rahasia Menabung Emas untuk Dana Darurat
Baca juga: Cara Mengelola Keuangan, Pekerja Sebaiknya Punya Dana Darurat
SiapNikah, platform milik Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional atau BKKBN memaparkan, peran dana darurat saat kejadian tak terduga sangat besar.
Bagaimana cara menyiapkan dana darurat, berikut tips dari SiapNikah:
1. Sumber yang digunakan
Menurut SiapNikah, setiap keluarga atau individu idealnya menyisihkan setidaknya 10 persen dari gaji bulanan untuk dana darurat.
Selain dari gaji, Anda bisa menggunakan sumber lain untuk dana darurat.
Anda bisa menggunakan pemasukan dari komisi harian, Tunjangan Hari Raya (THR), bonus tahunan, atau penghasilan tambahan lainnya.
Jumlah dana darurat Jumlah dana darurat yang dipersiapkan harus bisa menanggung kebutuhan semua anggota keluarga.
Karenanya, Anda perlu memperhatikan berapa orang yang ditanggung.
Dana yang disiapkan untuk keadaan darurat biasanya sebesar tiga kali gaji atau penghasilan dikali dengan jumlah anggota keluarga.
Baca juga: Cara Mengatur Keuangan 2021 Menurut Ahli, Perbesar Pos Dana Darurat
Baca juga: Ramalan Zodiak Keuangan Jumat 22 Mei 2020, Virgo Prioritas yang Dibutuhkan, Aries Buat Dana Darurat
Jika Anda sudah menikah dan memiliki satu orang anak, dana darurat yang perlu disiapkan setidaknya sebesar sembilan kali gaji bulanan.
Sedang untuk keluarga dengan dua anak atau lebih, dana yang dipersiapkan sekitar 12 kali gaji bulanan atau lebih.
Pastikan Anda benar-benar menghitung rancangan kebutuhan dengan teliti.
Nantinya, dana darurat tersebut bisa digunakan untuk kebutuhan sehari-hari selama 3-6 bulan.
2. Jangan mencampur dana darurat
Karena digunakan untuk keadaan darurat, dana ini harus dipisahkan dari pos-pos keuangan lain.
Segera pisahkan jumlah uang untuk dana darurat setelah Anda menerima gaji atau pemasukan.
Hal ini dilakukan untuk mencegah dana darurat dipakai untuk kebutuhan lain, seperti pendidikan anak.
Baca juga: 6 Poin Penting Membeli Rumah Impian Menurut Ahli Keuangan
Baca juga: KIAT Mengelola Keuangan Dalam Berbisnis Agar Usaha Terus Berkembang
3. Cari metode penyimpanan yang mudah dicairkan
Dana darurat berbeda dengan investasi.
Keadaan darurat membutuhkan pencairan dana yang mudah dan cepat.
Karenanya, Anda perlu memilih metode penyimpanan yang praktis.
Dikutip dari Kontan, dana didapatkan sebaiknya dalam bentuk tunai dan bisa dicairkan dalam waktu singkat.
Tabungan dan logam mulia bisa jadi pilihan menyimpan dana darurat yang mudah dicairkan dalam waktu singkat.
.
.
.
(*/ TRIBUNBATAM.id)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/ilustrasi-gaji_20160608_233441.jpg)