CORONA KEPRI
Semesta Mendukung Sekolah Tatap Muka di Batam, Covid-19 Hari Ini Nihil Kasus
Jelang sekolah tatap muka di Batam, kasus Covid-19 Nihil. tentunya hal ini menjadi satu momen terpenting dan memberikan angin segar untuk pendidikan
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Jelang sekolah tatap muka di Batam kasus Covid-19 di Batam kini nihil kasus.
Sepanjang 24 Jam terakhir, tidak ada penambahan pasien Covid-19 ataupun meninggal dunia.
Sepertinya semesta memang mendukung kota Batam untuk sekolah tatap muka.
Diketahui, rencananya akan dibuka kembali mulai minggu depan yakni terhitung tanggal 20 September 2021.
Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengatakan, pembukaan sekolah ini nantinya harus menyertakan persetujuan dari para wali murid.
"Harus ada pernyataan dari orangtua bahwa anaknya diperbolehkan sekolah tatap muka," ujar Amsakar.
Para orangtua murid cukup lega mendengar adanya informasi sekolah tatap muka kembali digelar.
Tidak ada Kasus Covid-19
Kabar gembira! Sepanjang 24 jam terakhir, Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam melaporkan nol kasus alias tak ada penambahan kasus sama sekali.
Sementara itu, sepanjang Minggu (19/9/2021) tercatat sebanyak 19 orang pasien Covid-19 dinyatakan sembuh.
Demikian secara kumulatif pasien sembuh berjumlah 24.814 orang, tingkat kesembuhan 96,451 persen.
"Ya, sepanjang 24 jam terakhir tidak ada penambahan kasus. Sementara pasien yang sembuh bertambah sebanyak 19 orang," ujar Ketua Bidang Kesehatan Satuan Tugas Covid-19 Kota Batam, Didi Kusmarjadi, Minggu (19/9/2021).
Tidak hanya itu saja, Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam melaporkan tidak ada pasien Covid-19 yang meninggal sepanjang 24 jam terakhir.
Secara kumulatif pasien meninggal di Batam berjumlah 832 orang.
"Untuk kasus aktif saat ini tersisa hanya 81 orang saja. Kita berharap ini terus membaik dan Batam menjadi zona hijau," ungkap Didi.
Adapun ke 81 kasus aktif ini, sebanyak 28 orang di antaranya menjalani isolasi mandiri, 35 orang dirawat di rumah sakit dan 18 orang lainnya dirawat di Asrama Haji Batam.
Sementara itu, untuk peta zonasi penyebaran virus Covid-19, saat ini hanya Kecamatan Sekupang yang masih berzona merah.
Sementara itu Kecamatan Batam Kota sudah turun menjadi zona orange. Lalu Bengkong juga masih tetap di zona orange.
Sisanya, Kecamatan Nongsa, Galang, Sei Beduk, Batuaji dan Sagulung zona kuning.
Kecamatan, Belakang Padang, Batuampar Bulang zona hijau dengan nol kasus aktif.
"Kecamatan Sekupang dengan 21 kasus aktif, disusul Batam Kota dengan 18 kasus aktif dan Bengkong 12 kasus," sebut Didi.
Sementara itu capaian vaksinasi saat ini, Didi menjawab, untuk dosis pertama telah mencapai 78,09 persen atau 708.516 orang dari target sasaran sebanyak 907.317 orang.
Sementara itu untuk dosis kedua mencapai 39,44 persen atau sebanyak 357.811 orang.
Adapun sasaran vaksinasi ini adalah tenaga tenaga kesehatan 5,548 orang, pelayan publik 80,346 orang, lansia 28,895 orang dan masyarakat umum sebanyak 674,662 orang serta remaja dan siswa 117,866 orang.
"Data ini per 14 September 2021," sambung Didi.
Sementara itu untuk realisasinya, vaksinasi usia >18 tahun, dosis pertama 622,142 orang atau 78.81 persen dan dosis kedua 329,377 orang atau 41.72% persen. Adapun jumlah yang belum divaksin sebanyak 167.309 orang.
Sementara untuk tenaga kesehatan dosis pertama 9,533 orang atau 171.8 persen, dosis kedua 9,436 orang atau 170.08 persen dan dosis ketiga 4,075 orang atau 73.45 persen.
Kemudian pelayan publik dosis pertama 71,723 orang atau 89.27 persen dan dosis kedua 71,599 orang atau 89.11 persen.
Selanjutnya lansia dosis pertama 18,935 orang atau 65.53 persen serta dosis kedua 10,259 orang atau 35.50 persen.
Masyarakat umum dan rentan dosis pertama 521,951 orang atau 77.36 persen dan dosis kedua 238,083 orang atau sebanyak 35.29 persen.
Selain itu vaksinasi siswa atau pelajar, dosis pertama 86,374 orang atau 73.28 persen dan dosis kedua 28,434 orang atau 24.12 persen.
"Sementara jumlah siswa atau pelajar yang belum divaksin 31,492 orang," sebut Didi.
Sementara itu secara keseluruhan jumlah total yang belum divaksin 198,801 orang.
Rinciannya usia >18 th 167,309 orang dan usia 12-17 tahun 31,492 orang. (*)