Breaking News:

CORONA KEPRI

Bintan Hapus Denda Pajak Daerah Imbas Pandemi Covid-19, Berikut Syaratnya

Kebijakan Pemkab Bintan menghapus denda administrasi pembayaran pajak daerah akan mulai berlaku sampai 30 November 2021

TribunBatam.id/Istimewa
Plt Bupati Bintan, Roby Kurniawan saat memimpin rapat. Pemkab Bintan menghapus denda admnistrasi pajak daerah. Kebijakan ini diambil untuk meringankan beban warga yang terimbas pandemi Covid-19. 

Dia juga menjelaskan untuk UPT Samsat Batuaji, setiap hari kerja buka siap melayani wajib pajak.

"Jadi jangan sampai kebijakan Gubernur Kepri tersebut lewat," kata Riko.

Dia menyadari lemahnya animo masyarakat dikarenakam kondisi pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini.

Mengenai kebijakan Gubernur Kepri tersebut, seorang warga Batuaji Sopian Hutahayan mengaku jika pihaknya sampai saat ini belum bisa menunaikan wajib pajak dikarenakan kondisi ekonominya.

Baca juga: Cara Praktis Membayar Pajak Mobil secara Online, Cukup Unduh E-Samsat di Ponsel

Baca juga: Berlaku hingga Akhir September 2021, Warga Batam Diminta Manfaatkan Diskon Tunggakan Pajak Kendaraan

Kendaraan roda dua yang dimiliki Sopian juga sampai saat ini masih kredit.

Hal tersebut membuat dirinya belum bisa menunaikan wajib pajak.

"Memang sangat terbantu, tetapi kondisi saat ini jangankan bayar pajak untuk makan di rumah juga susah.

Ini kreditnya tinggal tiga bulan, pajaknya sudah menunggak.

Karena kredit dua tahun dan belum pernah bayar pajak," terangnya.(TribunBatam.id/Alfandi Simamora/Ian Sitanggang)

Baca juga berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita Tentang Corona Kepri

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved