Breaking News:

KEPRI TERKINI

Wagub Kepri Marlin Agustina Jawab Pandangan Fraksi DPRD terkait RAPBDP 2021

Wagub Kepri Marlin menyebut beberapa asumsi dan kriteria yang menyebabkan APBD 2021 harus dilakukan perubahan. Di antaranya karena ada penurunan

Penulis: Endra Kaputra | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/istimewa
Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Marlin Agustina saat menghadiri paripurna di Gedung DPRD Kepri, Dompak, Tanjungpinang, Selasa (21/9/2021) 

KEPRI, TRIBUNBATAM.id - Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Marlin Agustina menyampaikan jawaban Pemerintah atas pandangan fraksi DPRD, soal substansi Ranperda Perubahan APBD beserta Nota Keuangan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2021.

Mengawali pidatonya, Marlin menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya atas pandangan dari seluruh fraksi di DPRD.

Sehingga Ranperda itu dibahas lebih lanjut dan dapat disahkan menjadi Perda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2021.

“APBD Pemerintah Provinsi Kepri Tahun Anggaran 2021 dirancang untuk dapat meningkatkan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat dengan tetap menjaga sinergitas terhadap program-program Prioritas Nasional dengan berpedoman pada ketentuan dan perundang- undangan yang berlaku,” kata Marlin di Gedung DPRD Kepri, Dompak, Tanjungpinang, Selasa (21/9/2021).

Marlin menyampaikan, APBD merupakan instrumen yang sangat penting untuk menjalankan amanah bernegara sesuai dengan konstitusi untuk menjaga perekonomian, menciptakan kemakmuran, kesejahteraan dan keadilan bagi masyarakat.

Ia juga menyampaikan bahwa ada beberapa asumsi dan kriteria yang menyebabkan harus dilakukan Perubahan APBD pada Tahun Anggaran 2021 ini. Sebagaimana disampaikan pada saat pidato penyampaian Ranperda Perubahan APBD dan Nota Keuangan Perubahan APBD Provinsi Kepri Tahun Anggaran 2021 sehingga APBD Provinsi Kepri mengalami penurunan sebesar Rp68.246.711.528, menjadi sebesar Rp3.918.696.016.772 dari semula Rp3.986.942.728.300.

Marlin pun menyampaikan jawaban atas pandangan umum fraksi-fraksi dalam rapat Paripurna, Senin (20/9/2021) lalu. Sehingga dapat menjadi bahan masukan dalam pembahasan Ranperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2021.

Baca juga: Wagub Kepri Hadiri Khatmil Quran Akbar di Batam, Marlin: Jaga Imun dan Tingkatkan Iman

Baca juga: Gubernur Kepri Ansar Ahmad : TMMD Wujud Sinergi Membangun Negeri

Menanggapi pandangan dari hampir seluruh Fraksi Di DPRD terkait dengan kebijakan dibidang pendapatan daerah, Marlin menyampaikan bahwa pada Perubahan APBD Tahun Anggaran 2021 terdapat kenaikan pendapatan sebesar Rp 152.239.322.329.

Komponen yang menunjang kenaikan tersebut berasal dari Pendapatan Asli Daerah sebesar Rp 83.427.175.062, Dana Perimbangan sebesar Rp 42.522.529.058, serta lain lain Pendapatan Daerah yang Sah sebesar Rp 26.289.618.209.

“Kenaikan Pendapatan Asli Daerah merupakan dampak dari kebijakan Pemerintah Daerah dengan mengeluarkan Peraturan Gubernur Kepulauan Riau Nomor 27 Tahun 2021 tentang Penghapusan Sanksi Administrasi dan Keringanan Pokok Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) serta Pembebasan Bea balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) Kedua,” kata Wagub Marlin.

Menjawab Pemandangan Umum Fraksi Partai PDI Perjuangan, Marlin menjelaskan bahwa pemulihan ekonomi daerah dan jaring perlindungan sosial sebagaimana dimaksud dan diarahkan oleh Pusat.

Sehingga pada Perubahan APBD Tahun Anggaran 2021 telah termasuk di dalamnya kegiatan-kegiatan yang berkenaan dengan pemulihan ekonomi masyarakat dan bantuan sosial bagi masyarakat.

Marlin melanjutkan pandangan Fraksi PKS tentang arah kebijakan perekonomian daerah dalam rangka mendorong investasi yang kondusif kepada sektor swasta dengan meningkatkan interkoneksi antarwilayah melalui pembangunan infrastruktur agar memberikan multiplier effect.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved