Sabtu, 30 Mei 2026

Guru SD Jadi Korban Begal Payudara, Pelaku Ternyata Sudah 12 Kali Beraksi

Pelaku Begal Payudara berinisial DMR (23) ditangkap polisi saat hendak beraksi di wilayah Kecamatan Margoyoso, Rabu (22/9/2021). Pria itu diketahui m

Tayang:
Editor: Eko Setiawan
Instagram/@merry_ie_make_up
Aksi begal payudara di Padang terekam CCTV, Kamis (13/8/2020). Begal Payudara Cabuli Wanita yang Dorong Kereta Bayi, Plat Motornya Terekam CCTV 

TRIBUNBATAM.id - Setelah 12 kali beraksi, akhirnya pria yang selama ini menjadi begal payudara ditangkap polisi.

Dari pengakuannya kepada penyidik, aksinya tersebut dilakukannya di berbagai tempat.

Salah satu yang menjadi korban begal payudara adalah seorang oknum guru wanita.

Pelaku Begal Payudara berinisial DMR (23) ditangkap polisi saat hendak beraksi di wilayah Kecamatan Margoyoso, Rabu (22/9/2021).

Pria itu diketahui merupakan warga Desa Gadu RT 1 RW 2, Kecamatan Gunungwungkal, Kabupaten Pati.

Baca juga: Pedagang Mainan Gagalkan Aksi Begal, Terima Donasi dan Dapat Penghargaan

Baca juga: Bermodalkan Payudara Palsu Agar Terlihat Seksi di Mesdos, 2 Pria Raup Untung Hingga 35 Miliar

Kapolsek Margoyoso Iptu Imam Basuki mengatakan, saat diinterogasi, DMR mengaku sudah melakukan aksi begal payudara 12 kali.

"Dia sudah beberapa kali beraksi sehingga warga sudah hafal ciri-cirinya. Sehingga saat akan melancarkan aksi, ada masyarakat yang tahu dan segera menghubingi kami. Akhirnya dengan bantuan warga, pelaku berhasil kami tangkap di Jalan Desa Waturoyo, tepatnya depan PT Misaja Mitra," jelas Iptu Imam Basuki.

Pelaku Begal Payudara diketahui telah melancarkan aksi mesum di beberapa tempat berbeda.

"Berdasarkan pengakuannya, dia melakukan aksi di wilayah Margoyoso, Tayu, dan Dukuhseti," kata Iptu Imam.

Biasanya, pelaku membuntuti korban sambil mengendarai sepeda motor Beat warna putih.

Saat merasa situasi aman dan tempat sepi, pelaku kemudian memegang payudara korban.

Selanjutnya langsung melarikan diri.

Saat ini, pelaku telah diserahkan ke Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Pati. (*)

Guru SD Ikut Jadi Korban Begal Payudara

Sementara itu di tempat terpisah, Begal Payudara beraksi di Desa Sidomukti, Mayang, Jember, Jawa Timur.

Dalam satu bulan terakhir, tiga orang mengaku mendapatkan pelecehan asusila di desa tersebut.

Pelecehan terakhir menimpa seorang guru sekolah dasar (SD) di Desa Sidomukti, Sabtu (11/9/2021) kemarin.

Guru perempuan itu menjadi korban begal payudara ketika mengendarai sepeda motor seorang diri, sekitar pukul 07.30 Wib.

Ketika itu, dia hendak berangkat ke SD-nya.

Tiba di jalan raya desa dekat sekolah itu, yang kebetulan jalan itu sepi karena berada di area ladang, dia dipepet oleh seorang laki-laki yang juga mengendarai sepeda motor.

Laki-laki itu langsung memegang payudara guru tersebut, dan setelahnya langsung tancap gas kabur.

"Guru itu kemudian lapor ke saya karena mendapatkan tindakan tidak senonoh itu," ujar Kepala Desa Sidomukti Sunardi Hadi, Minggu (12/9/2021).

Laporan tersebut diikuti dengan cerita yang meluas.

Rupanya ada dua orang lagi yang mengaku.

Mereka juga mendapatkan pelecehan ketika melintasi di jalan desa di kawasan yang sepi.

Ada dua orang lainnya dilecehkan ketika melintas malam hari, juga mengendarai sepeda motor.

"Rupanya ada orang lain yang juga mendapatkan perlakuan begitu," imbuh Sunardi.

Mendengar penuturan dari warga desanya, Sunardi lantas berkoordinasi dengan pihak Polsek Mayang.

Sunardi mngimbau warga untuk berhati-hati melintasi jalan sepi di desa tersebut, terutama malam hari.

Kalau bisa, ketika malam hari, warga tidak berkendara seorang diri.

"Boncengan, atau berdua lah. Dan berhati-hati. Segera minta tolong kalau merasa mencurigai seseorang saat berkendara seorang diri," imbuhnya.

Pihaknya berkoordinasi dengan pihak kepolisian, untuk mengantisipasi kejadian serupa tidak terulang.

Dari laporan korban terakhir, pihak desa dan polisi mendapatkan sekilas ciri-ciri orang yang dicurigai sebagai pelaku Begal Payudara.(*)

Artikel ini telah tayang di TribunPekanbaru.com dengan judul Begal Payudara Ditangkap Warga, Sama Polisi Ngaku Sudah 12 Kali Beraksi, Guru SD Ikut jadi Korban

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved