Breaking News:

KARIMUN TERKINI

Nekat Bawa PMI Ilegal ke Malaysia, Tekong Speedboat di Karimun Ditangkap Polisi

MI, tekong speedboat di Karimun dijanjikan upah Rp 1,5 juta jika berhasil menyelundupkan 5 PMI ilegal ke Malaysia

Penulis: Yeni Hartati | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/istimewa
Satpolairud Polres Karimun menggagalkan upaya penyelundupan PMI ilegal ke Malaysia lewat jalur Karimun. Lima perempuan diamankan bersama tekong speedboat 

KARIMUN, TRIBUNBATAM.id - Satpolairud Polres Karimun menggagalkan upaya penyelundupan Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal ke negara Malaysia, belum lama ini.

Kasat Polairud Polres Karimun Iptu Binsar Samosir menjelaskan, penegahan itu berawal dari informasi terkait adanya pengiriman PMI melalui jalur Karimun.

“Kami langsung melakukan patroli dan pada Minggu malam ditemukan adanya speedboat tanpa nama bermesin 40 PK sedang melaju di Perairan Kecamatan Meral,” ucap Binsar Samosir, saat dikonfirmasi pada Rabu (22/9/2021).

Polisi melakukan pengejaran dan menangkap tekong speedboat berinisial MI. Selain itu, polisi juga mengamankan 5 orang perempuan yang menjadi penumpang gelap.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, MI diberi upah sebesar Rp 1,5 juta untuk membawa para TKI ilegal itu menuju Malaysia.

Polisi memastikan jika hal itu dilakukan atas perintah seseorang berinisial SAB dan ZL yang kini masuk Daftar Pencarian Orang (DPO).

Baca juga: Petugas Perketat Kepulangan PMI ke Batam Lewat Jalur Laut Dari Negeri Jiran

Baca juga: 278 TKI Positif Covid-19 Dirawat di RSKI Galang Batam, Pulang dari Malaysia & Singapura

"Pelaku ini berangkat dari Pantai Indah Pangke bersama lia orang. Dia diberi upah sebesar Rp 1,5 juta untuk sekali jalan," tambahnya.

Kelima orang yang menjadi korban itu berasal dari berbagai daerah. Antara lain dua dari Provinsi Jawa Barat dan tiga asal Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Sebelumnya mereka telah diberikan janji untuk bekerja di Kota Batam. Oleh pengurus mereka dijanjikan bekerja di negara Malaysia pada sektor Rumah tangga," tambahnya.

Sebelum diberangkatkan ke Malaysia, lima perempuan itu sempat bermalam di Karimun.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved