Breaking News:

Bareskrim Tetapkan Irjen Napoleon Bonaparte Tersangka TPPU, Kasus Penganiayaan?

Bareskrim Mabes Polri menetapkan Irjen Napoleon Bonaparte tersangka kasus TPPU red notice Tjoko Tjandra.

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Irjen Pol Napoleon Bonaparte. Penyidik Bareskrim Mabes Polri menetapkannya sebagai tersangka terkait kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) red notice Tjoko Tjandra. 

JAKARTA, TRIBUNBATAM.id - Kasus penganiayaan yang dialami tersangka penista agama Muhammad Kece oleh Irjen Napoleon Bonaparte masih bergulir di penyidik Bareskrim Mabes Polri.

Hingga kini, penyidik belum menetapkan Napoleon Bonaparte sebagai tersangka.

mengakui telah menganiaya tersangka kasus penistaan agama, Muhammad Kece.

Kasus ini terungkap setelah Bareskrim Polri membenarkan adanya laporan yang didaftarkan atas nama Muhammad Kosman ke Bareskrim Mabes Polri pada 26 Agustus 2021.

Laporan tersebut didaftarkan Muhammad Kece dengan nomor laporan polisi 0510/VIII/2021/BARESKRIM pada 26 Agustus 2021 lalu.

Itu terjadi di dalam rumah tahanan (Rutan) Bareskrim Polri, Jakarta Selatan.

Irjen Napoleon Bonaparte pun membuat surat terbuka yang berisi alasannya hingga menganiaya Muhammad Kece.

Baca juga: Irjen Napoleon Bonaparte Terekam CCTV Saat Masuk ke Tahanan M Kece Pukul 00.30 WIB

Baca juga: Isi Surat Terbuka Napoleon Bonaparte Terkait Kasus Penganiayaan Muhammad Kece

Napoleon menyebutkan bahwa perbuatan Kece bisa membahayakan persatuan dan kerukunan umat beragama.

Selain itu, Napoleon juga menyayangkan tindakan pemerintah yang belum menghapus semua konten di media yang berkaitan dengan penodaan agama.

Napoleon Bonaparte tetap berjanji akan mempertanggungjawabkan perbuatannya terhadap Kece.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved