Breaking News:

INFO CUACA

Tanjungpinang dan Bintan Berawan Namun Berpotensi Hujan Hari Ini hingga 25 September

Berikut prakiraan cuaca Tanjungpinang dan Bintan dari BMKG RHF 3 hari ke depan. Tanjungpinang dan Bintan berawan, namun tetap berpotensi hujan

TRIBUNBATAM.id/SON
Tanjungpinang dan Bintan Berawan Namun Berpotensi Hujan Hari Ini hingga 25 September. Foto ILUSTRASI INFO CUACA HARI INI 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang memprakirakan cuaca untuk wilayah Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri) untuk tiga hari ke depan.

Analisis dinamika, Suhu muka laut (Sea Surface Temperature atau SST) per tanggal 21 September 2021 di sekitar Perairan Kepulauan Riau khususnya di Perairan Pulau Bintan umumnya masih dalam kondisi yang hangat berkisar antara 29 - 30°C dan anomali SST di wilayah perairan Kepulauan Riau cenderung bersifat positif yang bernilai antara 0.0 s.d. 1.5°C.

Indeks ENSO terupdate masih bernilai -0.27 dan dalam kondisi netral. Diprakirakan kondisi netral ini akan berlangsung hingga Januari - Februari - Maret 2022, sehingga secara umum tidak memberikan dampak terhadap peningkatan aktivitas konveksi di wilayah Indonesia.

"Indeks Dipole Mode (DMI) terupdate juga masih bernilai 0.18 yang menunjukkan kondisi netral. Diprakirakan kondisi netral akan berlangsung hingga Februari 2022, kondisi tersebut tidak berpengaruh terhadap peningkatan aktivitas konveksi di wilayah Indonesia bagian barat termasuk wilayah Kepulauan Riau," kata Prakirawan BMKG Tanjungpinang, Hayu Nur Mahron, Kamis, (23/9/2021).

Analisis per tanggal 20 September 2021 menunjukkan MJO dalam kondisi aktif dengan intensitas lemah berada di fase 4 dan diprediksi terus aktif hingga awal dasarian III September 2021, kondisi tersebut cukup berpengaruh terhadap peningkatan pertumbuhan awan konvektif di wilayah Pulau Bintan dan sekitarnya.

"Sebagian besar wilayah Indonesia masih didominasi angin timuran, kondisi ini merupakan representasi dari monsun Australia, terutama wilayah Indonesia bagian selatan, dan diprakirakan bertahan hingga Oktober 2021. Pola siklonal di bagian barat Kalimantan diprediksi masih akan terjadi, sehingga secara tidak langsung mempengaruhi pertumbuhan awan-awan konvektif di wilayah Bintan dan sekitarnya," terangnya.

Baca juga: JADWAL 14 Trip Pelayaran Ferry Domestik Sekupang Batam, Jangan Lupa Tes Antigen!

Baca juga: JADWAL 8 Trip Kapal Ferry di Pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang, 23 September 2021

Prakiraan kelembapan udara relatif (relative humidity) di wilayah Pulau Bintan dan sekitarnya pada dasarian II September - I Oktober 2021 untuk lapisan permukaan umumnya di atas 80%. Kelembapan udara relatif pada lapisan 850 mb dan 700 mb umumnya diprediksi berkisar antara 75 - 85%.

"Untuk peringatan dini yang harus diwaspadai terjadinya hujan lebat secara tiba-tiba yang dapat disertai petir dan angin kencang akibat munculnya awan Cumulonimbus," ungkapnya.

Berdasarkan analisis dinamika atmosfer pengaruh fenomena cuaca skala global (ENSO), dan IOD tidak berpengaruh terhadap peningkatan aktivitas konveksi di wilayah Indonesia, sedangkan MJO masih cukup berpengaruh terhadap peningkatan pertumbuhan awan konvektif di wilayah Bintan dan sekitarnya.

Nilai SST yang masih hangat dengan nilai anomali SST positif menunjukkan aktivitas penguapan yang signifikan, sehingga meningkatkan pasokan uap air ke atmosfer, dan mendukung untuk pertumbuhan awan konvektif di sekitar wilayah Pulau Bintan.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved