LAWAN COVID19
Program Kartu Prakerja Tersebar dari Sabang hingga Merauke
Direktur Eksekutif Manager Pelaksanan Program Kartu Prakerja, Denni Puspa Purbasari memperbaharui jumlah penerima Kartu Prakerja.
TRIBUNBATAM.id - Dari total pemerima Kartu Prakerja semester 1 tahun 2021 telah menyelesaikan pelatihan pertama sebesar 99 persen.
Direktur Eksekutif Manager Pelaksanan Program Kartu Prakerja, Denni Puspa Purbasari memperbaharui jumlah penerima Kartu Prakerja.
Menurut Puspa, data ini akan terus bergerak karena banyak peserta yang menyelesaika setiap harinya.
Selain itu, Puspa menyoroti soal skor peserta Kartu Prakerja semakin baik.
Mulai dari pengetahuan hingga etika.
Hal itu disampaikan Puspa dalam dialog produktif Apa Kabar Kartu Prakerja yang disiarkan kanal YouTube FMB9ID_IKP, Kamis (23/9/2021).
"Yang memarik adalah ini skornya mereka itu semakin bagus pengetahuan, keterampilan atau attitude mereka, salah satu indikatornya itu adalah kenaikan skor pre-test post-test ini kita monitor," kata Puspa.
Menurut Puspa, pihaknya telah memotret 2 juta pemerima pada semseter 1 tahun 2021 ini.
Kenaikan skor test itu terus meningkat.
"Jadi ada ke naikan yang skornya 55 ke 69. Jadi ini secara statistik meningkat sangat signifikan dan menggembirakan," tambahnya.
Diketahui, hingga saat ini program Kartu Prakerja telah mencapai gelombang ke 21.
Sebanyak 5,9 juta peserta telah menerima Kartu Prakerja selama tahun 2021 ini.
Sebaran Kartu Prakerja
Pemerintah memastikan program Kartu Prakerja tersebar dan dirasakan oleh seluruh masyarakat yang kesulitan imbas pandemi Covid-19, dari Sabang (Provinsi Aceh) hingga Merauke (Provinsi Papua).
Hal tersebut dikatakan Direktur Eksekutif Manajer Pelaksana Program Kartu Prakerja, Denni Puspa Purbasari dalam dialog produktif bertema Apa Kabar Kartu Prakerja secara virtual, Kamis (23/9/2021).
Denni mencontohkan, daerah terluar seperti Pulau Miangas yang masuk dalam Provinsi Sulawesi Utara, tercatat sejumlah penduduknya tergabung dan mengikuti program Kartu Prakerja.
“Kita mampu menjangkau Kabupaten Kota se-Indonesia. Jadi dari Sabang sampai Merauke dan juga Pulau Miangas sampai Pulau Rote ada semua,” papar Denni Puspa Purbasari, Kamis (23/9/2021).
“Untuk di kecamatan Miangas sendiri ada 9 penerima kartu Prakerja,” sambungnya.
Denni juga membeberkan sejumlah tantangan dalam penyelenggaraan program Kartu Prakerja yang telah bergulir satu tahun lebih ini.
Permasalahannya yakni berkaitan dengan infrastruktur penunjang. Seperti internet dan juga perangkat smartphone atau laptop.
“Kalau kendala memang di berbagai daerah memang masalahnya internet. Sebenarnya ada internet (di daerah tersebut) hanya saja tidak stabil.
“Kedua, di sini kan tidak semua memiliki gadget (yang bagus spesifikasinya). Karena itu sejak awal program pada 2020 kami telah meminta bantuan kepada Menteri Dalam Negeri, dan beliau telah mengeluarkan surat edaran agar 5 SKPD (satuan kerja perangkat daerah) untuk membantu pendaftaran para peserta hingga mereka saat mengikuti pelatihan,” paparnya.
Seperti diinformasikan sebelumnya, selama setahun lebih program ini digulirkan, tercatat sudah menjangkau 11,4 juta penerima manfaat.
Jumlah ini berdasarkan data sejak gelombang 1 dibuka pada 11 April 2020 hingga saat ini.
Bila dirinci lebih lanjut, sebanyak 5,5 juta peserta tercatat pada 2020, dan 5,9 juta penerima Kartu Prakerja pada 2021.
“Kami baru saja menetapkan peserta gelombang ke-21. Jumlahnya sehingga pada tahun 2021 ini update-nya adalah 5,9 juta penerima pada tahun 2021,” ucap Denni.
“Sedangkan pada tahun 2020 yang merupakan gelombang 1 sampai 11 itu total penerima program kartu prakerja sebanyak 5,5 juta orang,” pungkasnya.(*)