Breaking News:

TANJUNGPINANG TERKINI

6 Wilayah di Tanjung Pinang Rawan Demam Berdarah, Berikut Cara Mencegah DBD

Berikut cara mencegah penyakit demam berdarah dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Tanjungpinang, Provinsi Kepri.

Kolase Tribun Style
Enam wilayah di Tanjungpinang, Kepri rawan kasus demam berdarah. Foto ilustrasi demam berdarah. 

Pj Pemberantasan Penyakit (P2) Puskesmas Lanjut, Zaimah menyebutkan ada dua wilayah yang ditemukan kasus ini, diantaranya Desa Pelakak dan Desa Berindat.

Ia mengungkapkan, wilayah Desa Pelakak paling banyak ditemukan, yakni dengan tiga kasus dan satu kasus di Desa Berindat.

"Kemarin waktu survei, di Pelakak ditemukan jentik-jentik di tempat minuman burung," ungkap Zaimah kepada TribunBatam.id, Minggu (19/9/2021).

Zaimah mengungkapkan, bahwa untuk September ini belum ditemukan kasus baru DBD, meski akhir-akhir ini wilayah Lingga diguyur hujan.

Baca juga: Anambas Catat 12 Kasus Malaria Sepanjang 2021, Lebih Tinggi Dari DBD

Baca juga: Kasus Malaria di Anambas Lebih Tinggi Dibanding DBD Tahun Lalu

Kasus DBD lain juga terdapat di wilayah Kecamatan Singkep.

Setidaknya juga terdapat sebanyak 4 kasus DBD yang ditangani oleh Puskesmas Dabo Lama, yang ditemukan pada Januari dan Februari 2021 lalu.

Ada pun penaggulangan yang dilakukan, berupa penyelidikan epideomologi, pemberantasan sarang nyamuk (PSN), dan Fogging focus.

Untuk di wilayah Singkep sendiri, diantaranya di Teluk Ru Kelurahan Dabo, Kampung Boyan Desa Batu Berdaun, Bukit Abun Kelurahan Dabo Lama, dan Jalan Kesehatan Kelurahan Dabo.

Berdasarkan informasi yang TribunBatam.id, penerapan dan pencegahan DBD dilakukan dengan 3M, yakni dengan:

1. Menguras atau membersihkan tempat yang sering dijadikan tempat penampungan air seperti bak mandi, ember air, tempat penampungan air minum, penampung air lemari es dan lain-lain

2. Menutup rapat tempat-tempat penampungan air seperti drum, kendi, toren air, dan lain sebagainya

3. Memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang bekas yang memiliki potensi untuk jadi tempat perkembangbiakan nyamuk yang menularkan demam berdarah.(TribunBatam.id/Muhammad Ilham/Febriyuanda)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita Tentang Tanjungpinang

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved