Breaking News:

INFO CUACA

Akhir Pekan Ini Tanjungpinang Bintan Berpotensi Hujan, Prediksi Cuaca Besok dan Lusa?

BMKG memprediksi cuaca Tanjungpinang dan Bintan untuk 3 hari ke depan. Akhir pekan ini diprediksi berawan dan berpotensi hujan ringan

TRIBUNBATAM.id/SON
Akhir Pekan Ini Tanjungpinang Bintan Berpotensi Hujan, Prediksi Cuaca Besok dan Lusa?. Foto ILUSTRASI INFO CUACA HARI INI 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang memprakirakan cuaca untuk wilayah Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri) untuk tiga hari ke depan.

Analisis dinamika, suhu muka laut (Sea Surface Temperature atau SST) per tanggal 24 September 2021 di sekitar Perairan Kepulauan Riau khususnya di Perairan Pulau Bintan umumnya masih dalam kondisi yang hangat berkisar antara 29 - 30°C dan anomali SST di wilayah perairan Kepulauan Riau cenderung bersifat positif yang bernilai antara 0.0 s.d. 1.5°C.

Indeks ENSO terupdate masih bernilai -0.30 dan dalam kondisi netral. Diprakirakan kondisi netral ini akan berlangsung hingga Februari - April 2022, sehingga secara umum tidak memberikan dampak terhadap peningkatan aktivitas konveksi di wilayah Indonesia.

"Indeks Dipole Mode (DMI) terupdate juga masih bernilai -0.07 dalam kondisi netral. Diprakirakan kondisi netral akan berlangsung hingga Maret 2022. Kondisi tersebut tidak berpengaruh terhadap peningkatan aktivitas konveksi di wilayah Indonesia termasuk wilayah Kepulauan Riau," kata Prakirawan BMKG Tanjungpinang, Khalid Fikri Nugraha Isnoor, Minggu, (26/9/2021).

Analisis per tanggal 24 September 2021 menunjukkan MJO dalam kondisi aktif dengan intensitas lemah berada di fase 4 dan diprediksi terus aktif hingga awal dasarian I Oktober 2021, kondisi tersebut cukup berpengaruh terhadap peningkatan pertumbuhan awan konvektif di wilayah Barat Indonesia termasuk Pulau Bintan dan sekitarnya.

"Sebagian besar wilayah Indonesia masih didominasi angin timuran, kondisi ini merupakan representasi dari monsun Australia, terutama wilayah Indonesia bagian selatan, dan diprakirakan bertahan hingga Oktober 2021. Pola siklonal di bagian barat Kalimantan dan diprairan barat Samudra Hindia diprediksi masih akan terjadi, sehingga secara tidak langsung mempengaruhi pertumbuhan awan-awan konvektif di wilayah Bintan dan sekitarnya," terangnya.

Prakiraan kelembapan udara relatif (relative humidity) di wilayah Pulau Bintan dan sekitarnya pada dasarian III September - I Oktober 2021 untuk lapisan permukaan umumnya di atas 80%. Kelembapan udara relatif pada lapisan 850 mb dan 700 mb umumnya diprediksi berkisar antara 70 - 90%.

Baca juga: Akhir Pekan, BMKG Prediksi Cuaca di Anambas Cerah Berawan, Intensitas Terjadi Hujan Rendah

Baca juga: Jadwal Kapal Ferry Pelabuhan Domestik Sekupang Batam di Akhir Pekan, Ada 15 Trip

"Untuk peringatan dini yang harus diwaspadai terjadinya hujan sedang - lebat secara tiba-tiba yang dapat disertai petir dan angin kencang akibat munculnya awan Cumulonimbus," ungkapnya.

Berdasarkan analisis dinamika atmosfer pengaruh fenomena cuaca skala global (ENSO), dan IOD tidak berpengaruh terhadap peningkatan aktivitas konveksi di wilayah Indonesia, sedangkan MJO masih cukup berpengaruh terhadap peningkatan pertumbuhan awan konvektif di wilayah Indonesia bagian barat termasuk Pulau Bintan dan sekitarnya.

Nilai SST yang masih hangat dengan nilai anomali SST positif menunjukkan aktivitas penguapan yang signifikan, sehingga meningkatkan pasokan uap air ke atmosfer, serta mendukung untuk pertumbuhan awan konvektif di sekitar wilayah Pulau Bintan. Fenomena cuaca skala lokal berupa adanya belokan angin (shearline) dan konvergensi masih dominan terjadi di sekitar Pulau Bintan, serta didukung juga oleh kondisi atmosfer pada lapisan bawah hingga menengah yang masih cukup basah beberapa hari ke depan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved