Breaking News:

CORONA KEPRI

MINTA Data TKI Kena Covid-19 tak Masuk Kasus Kepri, Ansar : PMI Bukan Warga Kita

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad minta data TKI yang transit di Batam dan kena covid-19 bisa dimasukkan ke data pusat dan bukan ke data Provinsi.

Penulis: Roma Uly Sianturi | Editor: Tri Indaryani
TribunBatam.id/Istimewa
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad minta data TKI yang transit di Batam dan kena covid-19 bisa dimasukkan ke data pusat dan bukan ke data Provinsi. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari luar negeri yang masuk melalui Batam sering terdeteksi positif Covid-19.

Dan selama ini, data BOR RSKI Galang masuk ke data kasus Provinsi Kepri.

Menanggapi hal ini, Gubernur Kepri, Ansar Ahmad meminta Pemerintah Pusat mengeluarkan data RSKI Galang dari Provinsi Kepri dan memasukkan datanya ke Pemerintah Pusat.

"Angka BOR RSKI Galang itu masuk ke Kepri. Sementara PMI ini bukan masyarakat kita, maka kita minta data itu dipisahkan. Jadi angka BOR RSKI Galang itu masuk ke Pusat saja angkanya. Kalau Batam kecil sekali dan sudah bagus. Kita mesti sasar satu per satu," ujar Ansar, Senin (27/9/2021) saat berada di Batam.

Diakuinya PMI yang berada di Batam sekarang masih ada sekitar 200-an orang.

Mereka menjalani isolasi di RSKI Galang karena positif Covid-19.

"Kemarin saja masuk 150 per hari. Nah prosesnya mereka itu harus menunggu berjam-jam. Kita nggak tau dia positif atau negatif mereka berkumpul sama teman-temannya. Maka hasil swabnya positif besar karena sempat berkumpul menunggu selama 12 jam," paparnya.

Baca juga: TARIF Bus Trans Batam Batal Naik, Masih Tetap Rp 4.000

Baca juga: Lowongan Kerja - PT Cladtek Bi-Metal Manufacturing Cari Karyawan Baru, Cek Syaratnya

Untuk teknisnya, selain swab PCR, PMI yang tiba di Batam juga wajib dites antigen.

Apabila hasil antigennya ada 2 atau 3 orang yang positif, maka langsung dibawa ke RSKI Galang sembari menunggu hasil yang lain.

"Jadi kita mengidentinfikasi satu demi 1 supaya angka konfirmasi menurun," katanya. (TRIBUNBATAM.id/Roma Uly Sianturi)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita tentang Batam

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved