Breaking News:

NATUNA TERKINI

Wabup Rodhial Huda: Potensi Besar Maritim Natuna Jadi Tanggung Jawab Bersama

Wabup Natuna Rodhial Huda menyebut, Natuna termasuk wilayah yang paling strategis. Apalagi dengan potensi besar maritimnya. Jika tidak maju, akan aneh

Penulis: Kontributor Natuna | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/istimewa
Penyerahan plakat dari Wabup Natuna Rodhial Huda kepada Panitia Pelatihan Jurnalis Maritim Berwawasan Kebangsaan 

Laporan Kontributor Tribun Batam di Natuna, Wina

NATUNA, TRIBUNBATAM.id - Wakil Bupati Natuna Rodhial Huda menyampaikan, Kabupaten Natuna memiliki potensi maritim yang luar biasa.

Dengan potensi yang demikian besar itu, menjadi tugas bersama, baik masyarakat, Pemerintah Natuna serta seluruh masyarakat Indonesia untuk menjaganya.

Dijelaskan, Natuna merupakan daerah yang berbatasan dengan beberapa negara secara terbuka dengan laut terluas.

“Secara hukum laut internasional, Natuna merupakan wilayah terluar Indonesia. Natuna di peta Indonesia berada di ujung dan kecil sekali.

Natuna wilayah paling strategis kalau tidak maju maka akan terasa aneh,” ujar Wabup Natuna, ketika memberikan sambutan pada pembukaan pelatihan Jurnalis Maritim Berwawasan Kebangsaan yang dilaksanakan oleh UPN Veteran Yogyakarta, Senin (27/9/2021).

Melalui awak media, Wabup Natuna Rodhial Huda berharap peran jurnalis dapat memahami segala bentuk pemikiran yang luas, baik dari segi sosial, ekonomi maupun politik. Bagaimana menyajikan tulisan yang mampu mengubah pandangan negara tetangga terhadap Indonesia.

Dikatakan Rodhial, dalam Undang-undang Nomor 25 tahun 2014 tentang pemerintah daerah, kabupaten tidak memiliki kewenangan atas laut. Namun pemkab tetap akan mengurus laut sesuai kewenangannya.

Baca juga: Buat Bangga Natuna, Siswi Madrasah Aliyah Ini Juara 3 KSM Tingkat Provinsi Kepri

Baca juga: Mayoritas Asli Natuna, Angka Kehadiran Peserta SKD CPNS Natuna Capai 90,8 Persen

Lantaran daerah masih memiliki kewenangan dalam bentuk pemanfaatan akan kekayaannya.

“Jika Natuna dan Indonesia tidak bisa memanfaatkan laut dengan maksimal, maka tidak heran kekayaan itu sendiri akan dicuri oleh negara tetangga. Ada prinsip laut tidak ada pemilik, namun secara de facto pemilik laut adalah mereka yang memiliki kapal, tanpa kapal kita hanya bisa mengelola sebatas pesisir,” ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved