Breaking News:

BERITA MALAYSIA

Hasil Survei PDRM Malaysia, 9 dari 10 Gadis Remaja Kecanduan Hubungan Suami Istri

Polisi Kerajaan Malaysia (PDRM) menemukan 9 dari 10 gadis remaja mengaku kecanduan berhubungan suami istri.

Suar.id
Ilustrasi berhubungan suami istri 

MALAYSIA, TRIBUNBATAM.id - Polisi Kerajaan Malaysia (PDRM) menemukan 9 dari 10 gadis remaja mengaku kecanduan berhubungan suami istri.

Survei itu juga menyatakan para gadis sadar jika perbuatannya melanggar norma dan dianggap dosa agama.

Menurut Asisten Direktur Divisi Investigasi Seksual, Perempuan dan Anak (D11) Siti Kamsiah Hassan, Petugas Psikologi di D11 sedang mempersiapkan studi tentang masalah yang melibatkan ribuan remaja perempuan yang terlibat dalam kasus pemerkosaan atau kasus yang diselidiki sesuai dengan Bagian 376 (1) KUHP.

Dia mengatakan pihak berwenang menemukan bahwa remaja yang pertama kali terlibat dalam seks bebas telah menjadi kecanduan

" Ini lebih mengkhawatirkan bila melibatkan remaja. Banyak dari mereka berusia 16 tahun ke bawah,” katanya kepada Harian Metro.

"Penelitian telah menemukan bahwa sebagian besar dari orang-orang ini memiliki tingkat hasrat seksual yang tinggi."

“Awal tahun ini saja, tim D11 menerima dua kasus yang melibatkan gadis remaja yang menawarkan jasa seks. Mereka berhubungan seks untuk tujuan kepuasan diri dan kesenangan.”

Baca juga: Nekat Bawa PMI Ilegal ke Malaysia, Tekong Speedboat di Karimun Ditangkap Polisi

“Dalam satu kasus, remaja tersebut telah menawarkan layanan tersebut kepada enam pelanggan mereka, dan bahkan ketika diwawancarai, mereka mengatakan bahwa mereka telah kecanduan melakukannya.”

“Situasinya bahkan lebih buruk ketika anggota keluarga tidak tahu tentang kegiatan di luar ruangan anak-anak mereka. Mereka sepenuhnya mempercayai anak-anak mereka.”

Salah satu gadis dalam survei itu mengakui bahwa tindakan itu adalah dosa agama dan merugikan masa depannya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved