5 Cara Mudah Mencegah Kebusukan pada Akar Tanaman, Pemilihan Pot Tenyata Berpengaruh Lho
Tanaman bisa mengalami pembusukan pada akar yang bisa menyebabkan tanaman layu dan mati. Apa penyebab dan cara pencegahannya? Simak tips ini.
TRIBUNBATAM.id - Anda punya pengalaman tanaman kesayangan tiba-tiba layu dan lama-kelamaan mati?
Bisa saja tanaman tersebut mengalami pembusukan pada akarnya.
Ada beberapa penyebab terjadinya pembusukan akar.
Misalnya saja kelebihan penyiraman dan jamur.
Seperti diketahui, busuk akar adalah salah satu penyakit tanaman yang menyerang akar.
Ciri-cirinya adalah daun menguning, kebusukan pada akar hingga pangkal batang, dan tanaman layu.
Penyakit busuk akar tentunya dapat diatasi dengan cara yang mudah.
Akan tetapi, mencegah lebih baik dan lebih mudah daripada mengobati.
Baca juga: DERETAN Tanaman Hias yang Bisa Menghalau Udara Panas di Dalam Rumah, Bikin Adem dan Nyaman
Baca juga: Cara Membasmi dan Mencegah Hama Kutu Putih pada Tanaman Hias Aglonema, Ikuti Tips Berikut
Pencegahannya dapat dilakukan dengan beberapa cara asal dilakukan dengan tepat.
Nah, berikut cara yang tepat mencegah kebusukan pada akar tanaman.
1. Perhatikan Kondisi Tanah
Sebenarnya, mengecek kondisi tanah ini dilakukan sebelum Anda melakukan penanaman.
Kondisi tanah yang baik tentu akan menghasilkan tanaman yang baik juga.
Hal-hal yang perlu diperhatikan adalah kelembapan, struktur, kesuburan, dan pH tanah.
PH tanah yang ideal adalah yang netral. Tanah yang asam hanya akan menyebabkan penyakit pada tanaman.
Dilansir dari Plantix.net, menyesuaikan pH tanah menjadi 6,5-7,0 dan menggunakan nitrat alih-alih amonium sebagai sumber nitrogen dapat mengurangi tingkat keparahan penyakit.
2. Menyirami dengan Tepat
Menyirami tanaman berlebihan dapat menyebabkan masalah pada tanaman, salah satunya adalah busuk akar.
Jika tanaman sudah besar dan tua, penyiraman dapat dilakukan hanya saat bagian atas tanah kering.
Sementara itu, pada tanaman yang masih muda, sirami tanaman secara dangkal dan sering.
Sirami tanaman di waktu-waktu yang tidak terik sinar matahari, yakni pada pagi dan sore hari.
Baca juga: 6 Jenis Tanaman Hias yang Ampuh Mengusir Nyamuk
Baca juga: 5 Tanaman Hias Merambat untuk Dekorasi Rumah, Taruh di Teras atau dalam Ruangan
3. Hindari Pemupukan Berlebihan
Kelebihan penggunaan pupuk kimia dapat menyebabkan peningkatan keasaman tanah.
Padahal tanah yang asam dapat menyebabkan penyakit dan keracunan pada tanaman, salah satunya adalah kebusukan akar.
Maka, penggunaan pupuk ini perlu diperhatikan dengan cara pemberian yang tepat.
Pemilihan jenis pupuk juga perlu dipertimbangkan. Misalnya, menggunakan pupuk organik untuk jangka waktu yang panjang.
Pupuk organik dapat memperbaiki kondisi tanah, sehingga air dapat mengalir ke dalam tanah dengan lancar dan tidak terjadi penggumpalan.
4. Pemilihan Pot yang Tepat
Pot yang baik adalah pot yang berukuran pas untuk ukuran tanaman dan memiliki drainase yang baik.
Bila Anda menginginkan pot dekoratif, berikan lubang di bawah untuk jalur pembuangan air berlebih.
Sebab, bila tidak ada lubang drainase, tanah akan lembap dan banjir dengan air, sehingga akar menjadi busuk.
Dilansir dari Smart Garden Guide, pot tanah liat adalah yang terbaik karena memungkinkan air menguap melalui samping dan membiarkan tanah bernapas.
Selain itu, kualitas drainase dapat disesuaikan dengan menambahkan pasir, perlit, kulit kayu, atau bahan kasar lainnya.
Baca juga: Cara Buat Pupuk Cair Organik dari Nasi Basi, Tanaman Subur dengan Bahan Murah Meriah
5. Penggunaan Fungisida Alami
Penggunaan fungisida alami lebih aman digunakan untuk pencegahan kelanjutan setelah Anda mengobati tanaman dari penyakit busuk akar.
Anda dapat menaburkan fungisida alami ini di atas akar dan bagian tanaman lain yang mungkin berpotensi tertular.
Jenis fungisida alami dapat berupa bubuk kayu manis, teh chamomile, dan baking soda.
Nah, itulah cara mencegah pembusukan pada tanaman yang bisa Anda praktikkan di rumah, selamat mencoba. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/busuk-akar-pada-tanaman.jpg)