LIGA CHAMPIONS
AC Milan Kalah Lawan Atletico Madrid, Stefano Pioli: Ini Mengecewakan, Pasti!
Menjamu Atletico Madrid di San Siro, AC Milan kalah 1-2 pada matchday 2 Grup B Liga Champions 2021-2022, Selasa (28/9/2021) malam / Rabu dini WIB
Penulis: Mairi Nandarson | Editor: Mairi Nandarson
MILAN, TRIBUNBATAM.id - AC Milan kembali mengalami kekalahan di Liga Champions 2021-2022 saat menghadapi Atletico Madrid.
Menjamu Atletico Madrid di San Siro, AC Milan kalah tipis 1-2 dari Atletico Madrid pada matchday 2 Grup B Liga Champions 2021-2022, Selasa (28/9/2021) malam atau Rabu dinihari WIB.
AC Milan unggul lebih dulu lewat gol Rafael Leao (20') namun, Atletico Madrid berhasil mencetak dua gol jelang pertandingan berakhir.
Dua gol Atletico Madrid tercipta setelah AC Milan bermain dengan 10 pemain menyusul kartu kuning kedua (kartu merah) untuk Franck Kessie.
Terkait pertandingan itu, pelatih AC Milan Stefano Pioli menyebut wasit tidak dalam kondisi terbaiknya malam itu.
Baca juga: PSS vs Persebaya Live Indosiar 20.45 WIB, Aji Santoso Optimis, Bajul Ijo Bakal Lebih Baik
Baca juga: Atletico Madrid Menang Lawan AC Milan, Diego Simeone: AC Milan Main Bagus dan Cepat
Pioli juga menyebut kekalahan itu karena kurangnya konsentrasi jelang akhir pertandingan melawan Atletico Madrid.
Rossoneri mendominasi permainan hingga Franck Kessie menerima kartu kuning keduanya yang cukup keras pada menit ke-29.
“Saya tidak berpikir wasit memiliki malam terbaiknya, Kami dihukum."
"Bermain dengan 10 pemain, kami harus memainkan jenis pertandingan yang berbeda."
"Kami bertahan selama lebih dari setengah jam dan nyaris mendapatkan hasil positif."
"Ini mengecewakan, itu pasti," kata sang pelatih kepada Sport Mediaset.
“Bukan hanya penalti dan kartu merah, keputusan 50-50 pun berjalan sesuai keinginan mereka."
"Dengan sedikit lebih fokus, terutama pada equalizer, kami masih bisa membawa pulang kemenangan."
"Kami kekurangan sedikit sesuatu, sangat disayangkan,” katanya seperti dilansir dari Football Italia.
Baca juga: Hasil AC Milan vs Atletico Madrid, Griezmann & Suarez Cetak Gol Jelang Akhir Laga, AC Milan Kalah
Baca juga: Persipura vs Arema FC Live Indosiar 15.15 WIB, Almeida: Fokus Kejar 3 Poin
Sama seperti kekalahan 3-2 di Liverpool, Diavolo membuktikan mereka benar-benar layak mendapatkan panggung Liga Champions, tetapi sangat tidak beruntung dan tidak bisa berbuat lebih banyak.
“Kami bermain sangat baik dengan 11 lawan 11, dengan tempo, kualitas, dan intensitas."
"Itu harus membuat kami sadar bahwa kami adalah skuat yang kompetitif."
“Kami juga harus menyadari levelnya sangat tinggi dan kami membutuhkan konsentrasi untuk seluruh pertandingan."
"Akhir-akhir ini adalah waktu yang sulit, kami akan mulai memikirkan Atalanta besok."
"Itu menguras banyak tenaga kami baik secara fisik maupun mental.”
Di pertandingan Liverpool menghancurkan FC Porto 5-1, sehingga Milan kini berada di dasar grup dengan nol poin. (nandarson)
Jalannya pertandingan
Pertandingan babak pertama berlangsung dengan tempo dan intensitas tinggi dari AC Milan.
Tuan rumah mendominasi sejak awal dan mendapat gol pembuka dari Rafael Leao yang mencetak gol lewat tembakan datar keras setelah mendapat bola dari Brahim Diaz menyusul situasi sepakan pojok.
Gol ini memastikan Atletico lagi-lagi gagal mencatatkan clean sheet pada laga tandang musim ini.
Akan tetapi, petaka menghampiri tuan rumah kala gelandang Franck Kessie mendapat kartu kuning keduanya dari wasit Cuneyt Cakir hanya pada 30 menit pertama laga.
Kessie diusir keluar lapangan setelah melanggar Macos Llorente.
Situasi ini mendulang protes keras dari para pemain Milan sampai-sampai penyerang Ante Rebic harus mendapat kartu kuning.
Rebic lalu dikorbankan pada menit ke-34 dengan gelandang Sandro Tonali masuk menggantikannya untuk menambal lapangan tengah.
Pelatih Atletico, Diego Simeone, bereaksi dengan menarik keluar bek kanan Kieran Trippier dan memasukkan penyerang Joao Felix pada menit ke-40.
Pertandingan babak pertama pun berakhir 1-0 masih untuk keunggulan AC Milan walau mereka kini kalah jumlah pemain dari sang tamu.
Simeone lalu membuat dua pergantian lagi pada tengah babak dengan Rodrigo de Paul dan Renan Lodi masuk untuk Mario Hermoso serta Yannick Carrasco.
Pioli lalu melakukan pergantian terpaksa pada menit ke-57 setelah Brahim Diaz keluar karena cedera.
Dirinya digantikan oleh Ballo Toure.
Sementara, pada saat sama Olivier Giroud juga masuk ke lapangan untuk sang pencetak gol Leao.
Tensi panas pertandingan lalu datang setelah Geoffroy Kondogbia mendapat kartu kuning pertama babak kedua setelah mendorong Tonali sampai terjatuh.
Simeone kembali melakukan pergantian dengan Antoine Griezmann menggantikan Koke pada menit ke-61.
Tak sampai empat menit kemudian, sang pelatih melakukan pergantian terakhirnya dengan menarik keluar Kondogbia dan menurunkan Thomas Lemar.
Milan bermain dengan formasi 4-4-1 untuk setengah akhir babak kedua.
Atletico Madrid terancam gagal mencetak gol di sebuah laga Liga Champions untuk kali keempat secara beruntun, sesuatu yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Lemar menjadi pemain Atletico pertama yang benar-benar menguji kiper Milan Mike Maignan lewat tembakan derasnya pada menit ke-77.
Namun, tendangan jarak jauh penyerang asal Perancis itu masih bisa diblok dengan baik oleh kompatriotnya.
Memasuki 10 menit terakhir, Pioli memakai dua kartu terakhirnya.
Ia memasukkan Pierre Kalulu dan Alessandro Florenzi untuk Alexis Saelemaekers dan Ismael Bennacer.
Atletico akhirnya menyamakan kedudukan pada lima menit terakhir laga.
Gol datang dari umpan lambung langsung yang menemukan kepala Renan Lodi di sisi kiri.
Lodi langsung meneruskan bola ke tengah kotak penalti dan peluang diselesaikan oleh voli cantik Griezmann.
Milan hampir membalas secara langsung. Akan tetapi, tembakan voli Alessandro Florenzi masih melebar tipis dari sisi kanan gawang Atletico.
Masuk ke injury time, Milan membutuhkan Maignan untuk lagi-lagi melakukan penyelamatan, salah satunya dari tembakan kaki kiri Lodi.
Namun, drama terjadi pada menit ketiga injury time setelah Kalulu dianggap melakukan handsball setelah berduel memperebutkan bola dengan Thomas Lemar.
VAR lalu melakukan cek dan wasit Cekir puas dengan keputusan awalnya untuk memberikan penalti.
Luis Suarez maju sebagai eksekutor saat pertandingan sudah memasuki tujuh menit injury time.
Walau ia sebelumnya belum pernah mencetak gol bagi Atleti di Liga Champions, Suarez berhasil menaklukkan Maignan lewat tembakan tenang ke tengah gawang dan menghancurkan hati para suporter AC Milan.
Hasil seri menjadikan musim ini sebagai start terburuk AC Milan sepanjang partisipasi di fase grup Liga Champions.
Sebelum ini, Milan minimal menorehkan satu kemenangan dalam dua laga pertama mereka.
AC Milan 1-2 Atletico Madrid (Rafael Leao 20' ; / Antoine Griezmann 84', Luis Suarez p90+7')
Susunan Pemain
AC Milan (4-2-3-1): 16-Maignan; 2-Calabria, 23-Tomori, 13-Romagnoli, 19-Hernandez; 4-Bennacer (25-Florenzi 82'), 79-Kessie; 56-Saelemaekers (20-Kalulu 82'), 10-Diaz (5-Ballo 57'), 17-Leao (9-Giroud 57'); 12-Rebic (8-Tonali 34').
Cadangan: 1-Tatarusanu, 46-Gabbia, 96-Jungdal, 27-Maldini.
Pelatih: Stefano Pioli
Atletico Madrid (4-4-2): 13-Oblak; 23-Trippier (7-Felix 40'), 18-Felipe, 2-Gimenez, 22-Hermoso (12-Lodi 46'); 14-Llorente, 4-Kondogbia (8-Lemar 65'), 6-Koke (8-Griezmann 61'), 21-Carrasco (5-De Paul 46'); 10-Correa, 9-Suarez.
Cadangan: 1-Lecomte, 16-Herrera, 31-Christian, 37-Camus, 24-Vrsaljko, 19-Cunha.
Pelatih: Diego Simeone
( tribunbatam.id/son )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/pelatih-ac-milan-stefano-pioli-saat-pertandungan-ac-milan-vs-sampdoria.jpg)