Selasa, 12 Mei 2026

SELEB TERKINI

Ustadz Solmed Akhirnya Buka Suara Dituding Langgar Kontrak Ini: Fitnahnya Makin Jadi

Ustadz Solmed dituduh melanggar kerja sama dengan melakukan pembatalan secara sepihak pengajian di daerah Jawa Barat.

Tayang:
Screenshoot Youtube KH Infotainment
Ustaz Solmed saat memberikan klarifikasi 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Ustadz Solmed mendadak ramai jadi sorotan publik.

Ustadz Solmed dituduh melanggar kontrak kerja sama dengan melakukan pembatalan secara sepihak kegiatan pengajian di salah satu daerah di Jawa Barat.

Atas tuduhan tersebut Ustadz Solmed merasa harus memberikan penjelasan agar publik mendapatkan informasi sebenarnya.

Ustadz Solmed mengungkapkan selama ini dirinya diam saja dituduh.

Namun diamnya itu bukan berarti salah dan pihak sebelah benar.

Dalam diam, Ustadz Solmed mengaku mencoba memahami dan mengerti.

Namun, Ustadz Solmed akhirnya merasa perlu memberikan klarifikasi duduk persoalan sebenarnya.

Pasalnya makin hari makin ramai tudingan terhadap dirinya soal melanggar kontrak kerja sama tersebut.

"Awalnya saya diemin, tapi kok sehari, dua hari, tiga hari, makin ke sini kok kayak keranjingan gitu ya,

keranjingan itu kayak apa ya, makin jadi, pernyataannya makin menjadi begitu, fitnahnya makin jadi, sampai-sampai keluar kalimat saya akan laporkan Solmed, supaya Solmed kapok," ucap Solmed dilansir dari kanal Youtube KH Infotainment, Jumat 1 Oktober 2021.

Menurutnya, kalimat-kalimat yang ditujukan kepadanya seolah-olah menunjukan bahwa dirinya salah besar sedangkan pihak tersebut benar.

Maka itu dirinya merasa perlu memberikan klarifikasi dan respon biar semuanya jelas.

"Akhirnya saya berpikir sepertinya ini perlu direspon. Nah yang pertama saya ingin mengklarfikasi dulu baru kemudian memberikan respon," kata Ustaz Solmad.

Ustadz Solmad lantas mengungkapkan kronologi pembatalan pengajian yang kemudian dituding dibatalkan secara sepihak oleh dirinya.

Dijelaskannya, awalnya dirinya mendapatkan undangan mengisi acara pengajian di kampung Cisewu, Garut.

Di undangan tertulis lokasinya di kampung Cisewu Pangalengan.

Ia pun menyanggupi undangan tersebut karena kebetulan dirinya sedang berada di Pangalengan juga. 

Di undangan dirinya diminta mengisi acara pengajian malam.

"Jadi panitia meminta saya datang malam, saya iyakan, karena besok paginya saya ada syuting jam 8, jadi kalau keluar dari jadwal itu rasanya berat, karena saya perlu istrahat, perjalanan dari Pangalengan ke Jakarta bisa sampai 5 jam," katanya.

Diungkapkannya, saat sedang mengobrol di Pangalengan, pihak panitia Cisewu yang mengundanganya datang menemuinya dan meminta dirinya agar segera berangkat ke lokasi pengajian.

"Pas mereka datang, pak Kyai kita berangkat sekarang, ha, berangkat sekarang, kemana, dijawab mereka, ini acara jauh, dua jam ke Garut, Inalillahi, lha saya kaget, bukannya di Pangalengan malam ini, dijawba bukan Cisewu garut, lha ini undangannya," ucap Ustaz Solmed.

Akhirnya terjadi miss komunikasi di lokasi. Tak lama kemudian Uztadz Solmed menyarankan agar pihak panitia berangkat lebih dulu ke lokasi. Dia sendiri mencoba untuk berpikir sejenak bagaimana jalan keluarnya.

Waktu ia pun diskusi dengan kolega di lokasi. Ada yang menyarankan agar Ustaz Solmed agar pulang saja ke Jakarta dan tidak datang ke lokasi pengajian karena sudah di luar konteks perjanjian di awal.

Namun Ustadz Solmed tidak menyetujui saran tersebut dengan alasan kemanusiaan.

"Aku bilang tapi kasian Ustaz, jamaah di sana mungkin sudah berkumpul, sudah rame, sorelah kita berangkat walapun saya harus berhitung sampai Jakarta besok,"kata Ustadz Solmed.

Akhirnya Ustadz Solmed dan ombongan berangkat ke lokasi tujuan.

Namun belum sampai di lokasi, dia sebuah jalan ada jalan putus.

Petugas di lokasi meminta agar rombongan Ustadz Solmed sebaiknya balik karena jalan tidak bisa dilewati.

Ia pun bertanya ke petugas jalan alternatif ke lokasis pengajian.

"Petugas nunjukin, Allahu Akbar, jalannya asyik, satu jalur, mobil saya gede, udah kita tetap masuk, sampai di tengah-tengah, arus kendaraan dari bawah udah terlalu padat, samoai-sampai kita ngejepit, setengah jam, gak bisa kemana-mana," kata dia.

Sampai akhirnya petugas yang mengatur jalan menyarankan agar Ustadz Solmed balik saja ke lokasi dan tidak melanjutkan perjalanan ke lokasi.

"Dan kondisi itu ada videonya, sudah saya kirim ke pak lurahnya, ke pihak panitia, ini keadaan begini, sudah setengah jam di sini," kata Ustadz Solmed.

Kepada panitia Ia sudah menyampaikan permohon maaf tidak bisa ke lokasi akibat ada kejadian jalan putus.

Namun pihak panitia kata Ustadz Solmed tetap meminta dia datang ke lokasi pengajian.

"Dalam hati saya, ya Allah, sudahlah kamu berbohong soal tempat, seyogyanya saya datang aja gak masalah karena kamu sudah bohong dari awal ngundang, ini dengan hati yang lapang pertimbangan kemanusiaan saya tetap mau datang," kata Ustadz Solmed. 

(tribunbatam/aminuddin)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved