Breaking News:

Terpilih menjadi Sekolah Penggerak, SMAK Yos Sudarso Adakan Dialog Interaktif

Terpilih sebagai salah satu Sekolah Penggerak, SMA Khatolik Yos Sudarso adakan Dialog Interaktif dengan Tema Bhinneka Tunggal Ika

Ist
Narasumber sedang menjawab pertanyaan salah satu Siswa SMAK Yos Sudarso 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Terpilih sebagai salah satu Sekolah Penggerak, SMA Khatolik Yos Sudarso adakan Dialog Interaktif dengan Tema Bhinneka Tunggal Ika. Sebagai Narasumber SMAK Yos Sudarso mengundang RD. Laurensius Dihe Sanga, DR. I. Wayan Catrayasa, M.M, Ahmad Mujib  Zain, S.Sos, Pdt. Yosua R.H Togatorop, S.Th, serta Suwarno,S.T.,M.M.

Acara Dialog Interaktif ini merupakan bagian dari pelaksanaan implementasi penguatan Profil Pelajar Pancasila.

Dimana yang menjadi tujuan utama dari pendidikan Indonesia sekarang ini tidak hanya mencetak pelajar dengan Output satu sisi Kognitif saja dengan memberikan soal dan diuji pada akhir tahun atau biasa kita sebut UN.

“Adapun Tujuan dari system pendidikan Indonesia ada 2, yaitu siswa memiliki kompetensi dan karakter” Ucap Sumiyati Kepala Sekola SMAK Yos Sudarso

Dengan terpilihnya SMAK Yos Sudarso sebagai sekolah penggerak maka dalam proses belajar wajib melakukan penekanan dalam penguatan karakter yaitu pelaksanaan Implementasi penguatan profil pelajar pancasila berupa proyek sekolah dalam kegiatan kokurikuler serta dalam kegiatan intrakurikuler dan ekstrakurikuler

“ Kemendikbud memberikan kami 7 Tema dan kami bisa memilih minimal 3 tema untuk di Implentasikan dan salah satu tema yang kami ambil adalah Dialog Interaktif Bhineka Tunggal Ika dengan Sub-tema " Unity in diversity in SMAKYS'S Heart” Lanjut Sumiyati

Pada acara Dialog Interaktif terlihat para siswa sangat antusias dalam bertanya. Pertanyaan tentang arti dari keberagaman terlihat disampaikan dengan baik oleh para siswa dan dijawab satu persatu oleh Narasumber.

Ustad Ahmad Mujib salah seorang Narasumber sampai memberikan pujian terhadap Siswa-siswi SMAK Yos Sudarso, Beliau mengatakan Sikap Antusias Serta pertanyaan yang Kritis dari para siswa sebagai tanda bahwa mereka sangat paham betul dengan akar permasalahan yang mereka tanyakan.

Hal ini senada dengan harapan dari Program Sekolah Penggerak, karna menurut Sumiyati sebelum acara Dialog Interaktif ini diadakan, para siswa sudah dibagi kedalam beberapa kelompok untuk melakukan Braindstrorming dengan topik Bhineka Tunggal Ika.

“ Projek Sekolah ini diadakan selama 3 minggu, Minggu pertama siswa akan melakukan Brainstrorming dengan topik Bhineka Tunggal Ika serta menemukan informasi dari permasalahan yang mereka jumpai atau alami, Minggu kedua mereka akan melakukan Implementasi dengan membuat Karya Tulis dan menemukan solusi serta merancang produk yang akan diaktualisasikan dan di minggu ke tiga mereka akan Presentasi Hasilnya serta di Bulan Desember bentuk produk tersebut akan dipamerkan dalam kegiatan pameran budaya” Lanjut Sumiyati

Acara Dialog ini diikuti oleh 370 Siswa-siswa Kelas 10 SMAK Yos Sudarso. Acara diadakan secara luring dan daring Via Zoom.

Diakhir acara masing-masing narasumber memberikan pesan untuk tetap menjaga keberagaman.

“Dapat menerima perbedaan, hingga dapat mencari solusi, berpikir kritis menghadapi Stereotipe Negatif, lalu akhirnya manjadi pribadi yang toleran akan perbedaan” Harap Sumiyati.(*)

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved