Breaking News:

CORONA KEPRI

VIRAL Tanjung Pinang Jadi PPKM Level 1, Kadinkes: Tunggu Pengumuman 4 Oktober 2021

Kadinkes Tanjungpinang mengungkap sejumlah faktor yang mendukung kuat PPKM level 1 di ibu kota Provinsi Kepri itu.

TribunBatam.id/Endra Kaputra
PPKM - Pemko Tanjungpinang menunggu kepastian pengumuman PPKM level 1 pada 4 Oktober 2021. Foto sejumlah warga protes dengan pengalihan jalan saat PPKM di Kelurahan Melayu Kota Piring, Kecamatan Tanjungpinang Timur, Kota Tanjungpinang, Kepri, Kamis (12/8/2021). 

"Rajin juga berolahraga dan berjemur. Tak apa hitam asal sehat," katanya.

Selain itu, Pemerintah Kota (Pemko) Batam dan Satgas Covid-19 Kota Batam saat ini juga masih berusaha menurunkan angka kasus hingga asesmen level PPKM menurun.

"Gelombang kedua sudah dilewati, dan kemungkinan akan terjadi gelombang ketiga jika kita lengah," ujar Rudi beberapa waktu lalu.

Ia menyoroti, negara tetangga Singapura yang saat ini tengah menghadapi gelombang baru Covid-19 dengan melonjaknya kasus. Rudi memprediksi, apabila kasus Covid-19 di negara tetangga bertambah, maka potensi melonjaknya kasus di Batam masih ada.

Pasalnya, saat ini Batam masih menjadi pintu masuk jalur laut yang berbatasan dengan negara Singapura dan Malaysia. Tidak hanya pekerja migran Indonesia (PMI) saja tetapi sejumlah WNI dan WNA dengan persyaratan tertentu masih masuk ke Indonesia melalui Batam.

"Maka dari itu pencegahan penyebaran Covid-19 ada di tangan bapak ibu semua. Saya titip dua hal, yaitu pakai masker dan jaga jarak. Itu dua hal yang paling mudah dilakukan, setelah itu lanjutkan penerapan protkes dengan 5M," tegas Rudi.

Rudi mengatakan, ada dua dampak yang disebabkan oleh Covid-19, yaitu dampak kesehatan dan dampak ekonomi.

Menurutnya, Covid-19 pasti akan berdampak pada kesehatan tubuh para penyintasnya.

"Saya sudah beberapa kali kena Covid-19.

Pertama, saya kena bergejala tumbang, yang kedua saya kena lagi tapi sudah divaksin jadi tidak bergejala.

Tapi setelah kena Covid-19 itu, sekarang saya mau pidato pakai masker sebentar saja napas sudah sesak," kata Rudi.

Baca juga: Gubernur Kepri Gesa Turun Level PPKM: Harusnya Level II Bahkan Level I

Baca juga: PPKM Level 3, Kadinkes Natuna Sebut Data Pusat Tak Sinkron: Harusnya Level 2

Selain dampak kesehatan, dampak ekonomi juga terasa secara nyata. Rudi mengingatkan, ketika kasus melonjak, PPKM Level 4 pun diterapkan di Batam, dan membuat beberapa fasilitas umum dan tempat usaha terpaksa tutup sementara.

Hal tersebut tak pelak menekan perekonomian warga Batam, terutama ketika gelombang kedua Covid-19 berlangsung. Untuk itu, pihaknya berusaha membangkitkan kembali sektor ekonomi dengan cara pemberian insentif, bantuan sosial, serta tetap melanjutkan pembangunan infrastruktur.

"Saya harap Covid-19 gelombang ketiga bisa kita lalui. Kota Batam karena kecil, dan penduduknya 1,3 juta saja, saya yakin pasti bisa mengendalikan penyebaran. Makanya sekali lagi saya sampaikan, tolong pakai masker," tegas Rudi.(TribunBatam.id/Muhammad Ilham/Roma Uly Sianturi)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita Tentang Corona Kepri

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved