LIGA ITALIA
Hasil Sassuolo vs Inter Milan, Edin Dzeko & Lautaro Martinez Cetak Gol, Inter Milan Menang
Hasil Liga Italia Sassuolo vs Inter Milan Sabtu (2/10), Inter Milan menang lewat gol Edin Dzeko dan Lautaro Martinez, gol Sassuolo Dominico Berardi
Penulis: Mairi Nandarson | Editor: Mairi Nandarson
SASSUOLO, TRIBUNBATAM.id - Hasil Liga Italia Sassuolo vs Inter Milan di pekan 7 Serie A yang berlangsung Sabtu (2/10/2021) malam atau Minggu dinihari EIB dimenangkan tim tamu.
Pertandingan Sassuolo vs Inter Milan yang merupakan pertandingan pekan 7 Liga Italia 2021-2022 itu berakhir dengan skor 1-2 untuk keunggulan skuad asuhan Simone Inzaghi.
Inter Milan kebobolan lebih dulu di Stadion Mapei oleh gol Dominico Berardi pada menit ke 22 lewat tendangan penalti.
Inter Milan kemudian membalas dua yang dicetak Edin Dzeko pada menit ke 58, dan penalti Lautaro Martinez pada menit ke 78.
Kemenangan 2-1 ini menjadi sejarah baru baru Inter Milan karena untuk pertama kalinya dalam sejarah klub mencetak dua gol atau lebih secara beruntun dalam 12 pertandingan terakhir.
Hasil ini juga membawa Inter Milan berada di peringkat 2 klasemen Liga Italia 2021-2022 dengan nilai 17, terpaut 1 angka dari Napoli di peringkat 1 dengan nilai 18.
Napoli berpeluang menjauh karena baru akan memainkan pertandingan pekan 7 hari ini, Minggu (3/10/2021) malam melawan Fiorentina.
Sementara Sassuolo berada di peringkat 13 dengan nilai 7 hasil 2 kali menang, 1 kali seri dan sudah 4 kali kalah.
Jalannya pertandingan
Inter Milan turun dengan formasi 3-52 di Mapei Stadium dengan menempatkan Lautaro Martinez-Joaquin Correa sebagai ujung tombak.
Sementara Edin Dzeko duduk di bangku cadangan.
Sassuolo yang turun dengan formasi 4-2-3-1 sempat mendominasi permainan.
Beberapa serangan nyaris mengancam gawang Samir Handanovic.
Hingga insiden pelanggaran di kota penalti terjadi terhadap Jeremie Boga oleh Milan Skriniar.
Jeremie Boga yang memotong ke dalam dari sisi kiri, membuat Milan Skriniar kerepotan.
Bek asal Slovakia itu harus melanggarnya di dalam kotak penalti pada menit ke-21.
Domenico Berardi ditunjuk sebagai eksekutor dan menjalankan tugasnya dengan baik.
Samir Handanovic sebenarnya bisa menebak arah bola dengan tepat, yakni ke bawah kanan.
Namun tendangan Dominico Berardi terlalu keras sehingga bola meluncur cukup deras.
Bukannya bangkit untuk membalas, Inter Milan bisa dibilang beruntung tak ketinggalan lebih banyak.
Pada paruh kedua, tepatnya menit ke-50, Rogerio bisa menggandakan keunggulan tuan rumah jika saja Handanovic tidak menepis tembakannya dengan cerdik.
Empat menit kemudian, tembakan beruntun pemain Sassuolo masih bisa dihalau, dan sepakan terakhir hanya menggetarkan bagian samping gawang.
Namun, bukan sang juara namanya jika tak bisa mengejar ketertinggalan.
Gol balasan akhir datang lewat Edin Dzeko yang masuk menggantikan Joaquin Correa pada menit ke 57.
Belum satu menit masuk lapanga, Edin Dzeko sudah mencatatkan namanya di papan skor.
Edin Dzeko mencetak gol memanfaatkan umpan silang Ivan Perisic dengan tandukannya pada menit ke 58.
Inter Milan menyelesaikan come back-nya pada menit ke-78 saat penalti Lautaro Martinez bersarang di gawang Andrea Consigli.
Kiper Sassuolo itu melanggar Dzeko dengan keras di ujung kotak penalti, dan wasit tak ragu menunjuk titik putih.
Gol Martinez berarti Inter telah mengukir sejarah baru.
Untuk pertama kali dalam sejarahnya, Nerazzurri mencetak dua atau lebih gol dalam 12 laga liga secara beruntun, memecahkan rekor (11) yang mereka cetak 1943 lalu.
Hasil ini menjadi penutup sempurna sebelum jeda internasional Oktober dimulai.
Dengan koleksi 17 poin dari tujuh laga, pasukan SImone Inzaghi menempel ketat Napoli--yang masih sempurna--di puncak klasemen Serie A.
Sassuolo 1-2 Inter Milan ( Dominico Berardi 22' ; Edin Dzeko 58', Lautaro Martinez 78' )
Susunan pemain
Sassuolo (4-2-3-1): Andrea Consigli; Mert Muldur, Vlad Chiriches, Gian Marco Ferrari, Rogerio; Davide Frattesi, Maxime Lopez; Domenico Berardi, Filip Djuricic, Jeremie Boga; Gregoire Defrel
Pelatih:
Inter Milan (3-5-2): Samir Handanovic; Milan Skriniar, Stefan de Vrij, Alessandro Bastoni; Denzel Dumfries, Nicolo Barella, Marcelo Brozovic, Hakan Calhanoglu, Ivan Perisic; Joaquin Correa, Lautaro Martínez.
Pelatih: Simone Inzaghi
( tribunbatam.id/son )
.
.
.