Breaking News:

Kepri PPKM Level 1, Ansar Ahmad Minta ke Pemerintah Pusat, Masuk Kepri Tak perlu PCR Lagi

Pihaknya saat ini tengah mengusulkan ke pemerintah pusat agar masuk ke Provinsi Kepri tidak menggunakan Swab PCR. Tetapi digantikan dengan hasil negat

Editor: Eko Setiawan
TRIBUNBATAM.id/ICHWAN NURFADILLAH
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Saat ini Provinsi Kepri sudah masuk dalam PPKM Level 1. Hal itu disampaikan langsung Oleh Menkoperekonomian Airlangga Hartanto.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengaku sudah menandatangani surat permintaan masuk Kepri tak perlu PCR kepada pemerintah pusat.

Pihaknya saat ini tengah mengusulkan ke pemerintah pusat agar masuk ke Provinsi Kepri tidak menggunakan Swab PCR.
Tetapi digantikan dengan hasil negatif Rapidtest Antigen.

"Suratnya sudah diteken dan kita kirimkan hari ini," ujar Ansar saat ditemui di Kantor Graha Kepri Lantai 7, Senin (4/10/2021).

Sementara itu, hasil assesmen oleh Kementerian Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) saat ini sudah masuk dalam PPKM Level 2.

Untuk perjalanan dalam provinsi untuk meniadakan tes antigen.

Baca juga: Kepri PPKM Level 1, Airlangga Hartarto: PPKM Luar Jawa Bali Diperpanjang Hingga 18 Oktober 2021

Baca juga: VIRAL Tanjung Pinang Jadi PPKM Level 1, Kadinkes: Tunggu Pengumuman 4 Oktober 2021

"Sudah kita sampaikan ke semua pelabuhan agar meniadakan antigen," ujarnya.

Nantinya masyarakat Kepri yang bepergian dalam provinsi Kepri melalui pelabuhan laut diwajibkan menunjukkan sertifikat Vaksin minimal dosis kedua.

Pihaknya juga telah meminta pelabuhan yang ada agar menyediakan posko vaksin kedua sehingga memudah masyarakat yang belum melaksanakan vaksin kedua. 

"Kita mengusulkan masing-masing pelabuhan menyediakan gerai vaksin dosis kedua," ujar Ansar.

Ansar melanjutkan untuk memonitoring masyarakat pihaknya juga mewajibkan penggunaan aplikasi Pedulilindungi di setiap pelabuhan maupun Bandara udara.

Sedangkan untuk rencana penerapan Test Antigen bagi masyarakat daerah lain masuk ke Kepri disebutkan Ansar dirinya telah menandatangani surat usulan tersebut dan akan di kirim ke pemerintah pusat hari ini.

Ansar menambahkan meski Kepri sudah turun level dan kegiatan ekonomi, pendidikan tatap muka sudah berjalan pihaknya mendorong agar protokol kesehatan terus dilakukan.

"Sebenarnya jika kelonggaran-kelonggaran sudah dilakukan asal masyarakat taat protokol kesehatan bagus saya yakin. Kita butuh kesadaran masyarakat agar meminimalisir lonjakan Covid-19 terjadi kembali," ujarnya. (TRIBUNBATAM.id/Roma Uly Sianturi)

*Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved