Breaking News:

CORONA KEPRI

Gubernur Kepri tak Ingin Gegabah Buka Travel Bubble, Cemaskan Masuknya Varian Baru

Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad minta masyarakat tak lengah atas turunnya jumlah kasus Covid-19 di daerah ini termasuk rencana travel bubble.

Penulis: Roma Uly Sianturi | Editor: Tri Indaryani
TribunBatam.id/Istimewa
Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad meminta masyarakat agar tidak lengah atas turunnya jumlah kasus Covid-19 di daerah ini. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad meminta masyarakat agar tidak lengah atas turunnya jumlah kasus Covid-19 di daerah ini.

Namun kewaspadaan varian baru Covid-19 yang baru juga menjadi perhatian.

Pelaksanaan Travel Bubble dengan Singapura bukan lagi hanya tergantung bagaimana negara tetangga itu melihat situasi Covid-19 di Kepri.

Tetapi juga bagaimana situasi Covid-19 di sana yang memasuki gelombang ketiga diwaspadai.

"Kalau untuk travel bubble, kita memang sudah turun namun kita masih melihat kondisi Covid-19 di Singapura. Kita harus berhati-hati dengan varian baru yang membahayakan,” ujar Ansar beberapa waktu lalu.

Diakuinya sebelum pelaksanaan Travel Bubble itu dilaksanakan maka hal itu wajib di komunikasikan terlebih dahulu dengan Pemerintah Pusat.

Baca juga: Gubernur Beberkan Mesin Ekonomi Kepri, Komisi V DPR RI Dukung Jembatan Batam Bintan

Baca juga: 2 IRT di Batam Kena Covid-19, Keduanya Belum Vaksin dan Termasuk Pasien Bergejala

Hal ini dikarenakan pemerintah pusat yang memegang keputusan akhir.

"Kita komunikasikan dulu betul-betul dengan pemerintah pusat, kalau pemerintah pusat mengatakan sudah aman dan pemerintah pusat sudah membuka diri, kita bisa mulai, tetapi tetap point to point dulu tidak menyeluruh wilayah Kepri ini dibuka,” ujarnya.

Seperti diketahui Travel bubble adalah ketika dua atau lebih negara yang berhasil mengontrol virus corona sepakat untuk menciptakan sebuah gelembung atau koridor perjalanan. Gelembung ini akan memudahkan penduduk yang tinggal di dalamnya melakukan perjalanan secara bebas, dan menghindari kewajiban karantina mandiri.

Ansar juga mengatakan, pihaknya juga sudah mencabut syarat Swab Antigen untuk penumpang kapal ferry perjalanan dalam wilayah Kepri. Namun syarat yang diwajibkan hanya berupa kartu vaksin yang sudah lengkap, artinya penumpang telah menerima vaksin hingga dosis 2.

"Saya minta agar di setiap pelabuhan ada gerai vaksin, jadi jika ada penumpang belum vaksin langsung diarahkan ke gerai tersebut untuk diberikan vaksin,” kata Ansar. ( TRIBUNBATAM.id/ Roma Uly Sianturi)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved