Breaking News:

BATAM TERKINI

Layanan Tes Antigen di Klinik Nagoya Batam Sepi, Dampak Kebijakan Gubernur Kepri?

Seorang pekerja di klinik Nagoya Batam menyebut, sudah 2 hari warga yang tes antigen di tempatnya menurun. Dari 200 orang per hari kini 100 orang

Penulis: ronnye lodo laleng | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/Ronnye Lodo Laleng
Layanan Tes Antigen di Klinik Nagoya Batam Sepi, Dampak Kebijakan Gubernur Kepri? Foto suasana di Klinik Husadatama Nagoya, Batam, Selasa (5/10/2021) sore tampak sepi pengunjung 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Pasca Gubernur Kepri Ansar Ahmad meniadakan syarat rapid test antigen bagi masyarakat Kepri yang hendak bepergian antar pulau, beberapa tempat pelayanan rapid test antigen tampak lengang.

Pantauan TribunBatam.id, Medical Check Up Centre Husadatama di Jalan Raden Patah Kompleks Galaxy Nagoya, Batam tampak lengang dan sepi pada Selasa (5/10/2021).

Seorang karyawan bernama Mukti (45) saat ditemui Tribun Batam mengatakan, sudah beberapa hari ini jumlah masyarakat yang hendak melakukan rapid test antigen ataupun swab menurun.

"Biasanya kurang lebih 200an per hari. Dua hari ini turun hingga 100an orang saja.

Kemungkinan ada beberapa pelabuhan yang sudah mulai tidak memberlakukan syarat rapid test antigen sebagai syarat bepergian antar pulau di Kepri," ungkapnya.

Sementara itu seorang warga Batam bernama Urban (43) mengaku senang, dengan adanya kebijakan Gubernur Kepri tersebut.

"Sangat bagus kebijakan Gubernur Kepri yang menghilangkan syarat rapid test Antigen kepada masyarakat yang hendak bepergian antar pulau.

Sehingga antrean tidak begitu banyak lagi di setiap klinik. Saat ini jika mau Antigen tidak perlu antre panjang lagi," katanya.

Baca juga: Warga Batam Senang, Syarat Terbaru Bagi Pelaku Perjalanan di Kepri Makin Ringan

Baca juga: Guru di Lingga Jalani Rapid Antigen Dukung Belajar Tatap Muka saat Pandemi Covid-19

Ia mengaku hari ini ikut rapid test Antigen karena hendak pulang ke Flores Timur besok pagi menggunakan Kapal Motor Umsini.

"Semoga saja Covid-19 ini cepat berlalu sehingga kehidupan masyarakat kembali normal seperti dulu lagi," ucapnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved