Breaking News:

Menteri BUMN Dalam Waktu Dekat Akan Bubarkan 2 Perusahaan Milik BUMN, Ini Alasannya

Kementerian BUMN segera membubarkan tujuh perusahaan pelat merah yang sudah lama tidak beroperasi, tetapi masih ada karyawannya.

Editor: Eko Setiawan
Ist
Menteri Badan Usaha Milik Negara ( BUMN ) Erick Thohir 

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - Banyak perusahaan BUMN yang saat ini sudah tidak aktif.

Setidaknya ada 7 Perusahaan BUMN yang sudah lama tidak beroperasi.

Akibatnya, nasib karyawan disana menjadi terkatung-katung hinga tidak ada kejelasan.

Solusinya, saat ini kementerian BUMN akan melakukan pembubaran.

Dalam waktu dekat ada dua perusahaan yang akan segera dibubarkan.

Baca juga: Menteri BUMN Erick Thohir Laporkan Dugaan Korupsi PT Krakatau Steel ke KPK

Baca juga: Publik Terbelalak Limit Kartu Kredit Komisaris Pertamina, Stafsus Erick Thohir Bantah Ahok

Kementerian BUMN segera membubarkan tujuh perusahaan pelat merah yang sudah lama tidak beroperasi, tetapi masih ada karyawannya.

Dua diantaranya akan ditargetkan bakal dibubarkan terlebih dahulu dalam waktu dekat.

“Terdekat ini yang mau kita kejar pembubarannya adalah Iglas (PT Industri Gelas) dan juga PT Kertas Kraft Aceh,” ujar Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga secara virtual, Selasa (5/10/2021).

“Iglas ini memang sudah kita lakukan pembayaran ke karyawan. Pembubaran bisa melalui mekanisme seperti PKPU (Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang). Kita lihat saja prosesnya, kita kejar target bisa dua (BUMN terlebih dahulu),” sambungnya.

Seperti diketahui, ketujuh BUMN tersebut yaitu, PT Merpati Nusantara Airlines (Persero), PT Industri Gelas (Persero), PT Istaka Karya (Persero).

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved