Breaking News:

BATAM TERKINI

PULUHAN Merek Obat Kuat Abal-abal Dijual di Batam, Ada yang Berupa Kopi Sachet, Kini Penjual Dibui

Akibat menjual obat kuat untuk pria berbentuk kemasan kopi sachet tanpa izin, seorang pria A (52) ditangkap Polisi Polda Kepri.

TRIBUNBATAM.id/BERES LUMBANTOBING
Akibat menjual obat kuat untuk pria berbentuk kemasan kopi sachet tanpa izin, seorang pria A (52) ditangkap Polisi Polda Kepri. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Akibat menjual obat kuat untuk pria berbentuk kemasan kopi sachet tanpa izin, seorang pria A (52) ditangkap tim Opsnal Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Kepri, Senin (4/10/2021) lalu.

Penangkapan ini dilakukan lantaran barang itu tidak memiliki izin edar alias ilegal sehingga diwaspadai berdampak buruk bagi kesehatan masyarakat.

Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt, Rabu (6/10/2021), membenarkan penangkapan tersebut.

Ia menjelaskan Penangkapan satu orang laki laki berinisial A ini dilakukan di Pinggir Jalan Newtown Kecamatan Lubuk Baja sekira Pukul 21.30 wib. 

Ditangan terduga berinisial A ini berhasil diamankan barang bukti sebanyak 1.007 sachet obat kuat.

Baca juga: Wine Kemala Sari, Sejak Kecil Sering Menang Undian Termasuk Nonton Final Euro di Ukraina

Baca juga: KAPAN Travel Bubble Dibuka Kembali di Batam? Ini Jawaban Walikota

Obat kuat itu terdiri dari 23 bungkus Kopi Panggung Al-Ambiak, 19 sachet Kopi Gali-gali, 24 sachet Gali Gali Kapsul, 225 sachet Gali-gali Serbuk, 49 sachet urat madu serbuk, 50 sachet urat madu kapsul, 13 sachet urat madu black kapsul, 14 bungkus urat kuda kapsul, 17 sachet Kayu Lanang, 94 sachet lanang sejati, 19+ sachet Malboro black, 3 sachet machoman, 1 sachet chang san, 43 sachet big pen’s, 50 bungkus Africa black ant, 2 bungkus tangkur kuat, 2 bungkus red bull, 49 sachet fly kuchongfen, 40 sachet samson, 40 sachet burung emas, 11 sachet greeng jos, 70 sachet Raja mesir dan 150 sachet Wijaya Kusuma.

Atas perbuatannya tersangka dijerat pasal 196 Jo pasal 197 Jo pasal 199 Undang undang nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan Jo pasal 106 Jo pasal 113 Undang-undang nomor 7 tahun 2014 tentang perdagangan.

 "Saat ini tersangka bersama barang bukti telah diamankan di Direkotorat Narkoba untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut," Tutup Kombes Pol Harry Goldenhardt. (TRIBUNBATAM.id/Beres Lumbantobing)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved