Breaking News:

CORONA KEPRI

PeduliLindungi Berlaku di Anambas, KKP Siapkan Ini Jika Penumpang Tak Punya Aplikasi

Otoritas KKP siap untuk menerapkan surat edaran Gubernur Kepri terkait peniadaan rapid test antigen bagi penumpang kriteria tertentu.

Penulis: Rahma Tika | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Rahma Tika
Penumpang feri tujuan Tanjungpinang - Letung - Tarempa Anambas tiba di Pelabuhan Tarempa. KKP siap menjalankan surat edaran Gubernur Kepri terkait peniadaan rapid test antigen. 

ANAMBAS, TRIBUNBATAM.id - Penumpang Kapal VOC Batavia tujuan Tanjungpinang - Letung - Tarempa yang tiba di pelabuhan Tarempa wajib memperlihatkan rapid test antigen bagi yang melakukan vaksin dosis I.

Sementara penumpang yang sudah divaksin dua kali bebas antigen.

Penumpang yang tidak divaksin sama sekali juga harus memperlihatkan rapid test antigennya.

Pada pintu kedatangan penumpang petugas dari Kesehatan, Tim Gugus Tugas, BPBD, KKP serta TNI/Polri sudah bersiap siaga untuk melakukan pengecekan setiap penumpang yang turun.

Di pelabuhan sudah ada petugas dari KKP yang mengecek aplikasi PeduliLindungi bagi penumpang yang turun.

Kemudian juga sudah ada petugas kesehatan yang akan mengecek surat rapid test antigen penumpang.

Baca juga: MASUK Kawasan Lagoi Bintan Kini Tanpa Tes Genose atau Antigen, Ini Syaratnya

Baca juga: Naik Ferry ke Luar Batam tak Harus Tes Antigen, Tapi Wajib Lengkapi Syarat Ini

Koordinator KKP Kepulauan Anambas, Doli Yanto mengatakan kini aplikasi PeduliLindungi sudah bisa digunakan bagi penumpang yang datang ke Kabupaten Kepulauan Anambas.

“Sesuai dengan edaran Bupati dan Gubernur, kami mengikuti apa yang diarahkan.

Jika penumpang tidak punya aplikasi PeduliLindungi mereka bisa memperlihatkan KTP saja ke petugas dan nanti akan dicatat,” ungkap Kepala KKP Anambas, Doli Yanto, Kamis (7/10/2021).

Masih banyak ditemui penumpang yang tidak memiliki aplikasi PeduliLindungi.

Sehingga pihak KKP harus mencatat data penumpang melalui KTP yang diminta.

Setelah dicatat secara manual data penumpang ini, nanti akan langsung dilaporkan ke induk.

Penumpang yang belum divaksin karena alasan kesehatan, Doli menegaskan bahwa penumpang harus menyertakan surat keterangan dari dokter spesialis.

“Tapi tetap mereka harus antigen juga untuk syarat keberangkatan.

Tapi tidak tahu juga kalau di pelabuhan sana bisa tidak antigen bagi mereka yang memang tidak bisa divaksin,” jelas Doli.

Baca juga: Nilai Ekspor Batam Naik Periode Agustus 2021, Didominasi dari Pelabuhan Batu Ampar

Baca juga: Penumpang Kapal di Pelabuhan Batu Ampar Batam Kini Diantar Bus, Naik dan Turun Kapal

SYARAT Terbaru Pelaku Perjalanan di Kepri

Aturan bagi pelaku perjalanan di Kepri kini terdapat pembaharuan.

Ini setelah Menteri Koordinator Bidang (Menko) Perekonomian, Airlangga Hartarto yang mengumumkan perpanjangan PPKM hingga 18 Oktober 2021.

Dalam keterangan pers usai Rapat Terbatas mengenai evaluasi PPKM, Senin (4/10) secara virtual, Kepri diketahui berstatus PPKM level 1.

Pemprov Kepri pun menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor: 611/SET-STC19/IX/2021 yang dikeluarkan Senin (4/10).

Dimana SE tersebut berkenaan syarat perjalanan antar daerah di Kepri, maupun masuk dan keluar wilayah Kepri.

Untuk perjalanan antar daerah di Kepri melalui transportasi laut dan udara, Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyampaikan bahwa tidak perlu lagi menggunakan tes antigen bila calon penumpang sudah melakukan vaksinasi dosis 2.

"Bagi calon penumpang yang masih vaksinasi dosis l tetap menggunakan tes PCR atau Antigen hasil negatif," tulisnya dalam SE tersebut.

Baca juga: Pelaku Perjalanan di Kepri Tak Perlu Antigen, Cukup Vaksinasi Corona Lengkap

Baca juga: Layanan Tes Antigen di Klinik Nagoya Batam Sepi, Dampak Kebijakan Gubernur Kepri?

Selain itu, calon penumpang juga mengaktifkan aplikasi PeduliLindungi dalam rangka pengisian riwayat perjalanan dan validasi kartu vaksin sebagai syarat perjalanan.

Sementara itu, syarat perjalanan baik masuk atau ke Kepri menggunakan mode transportasi laut tidak perlu menggunakan tes antigen bila calon penumpang sudah melakukan vaksinasi dosis 2.

Namun, bila calon penumpang hanya vaksinasi dosis pertama, masih diwajibkan melakukan tes antigen atau Tes PCR hasil negatif.

Untuk syarat perjalanan menggunakan transportasi udara, calon penumpang yang sudah divaksin dosis 2 bisa menggunakan tes antigen hasil negatif.

Bila baru sekali menjalani vaksinasi, tetap melakukan tes PCR hasil negatif.

Selanjutnya, Anak berusia di bawah 12 tahun tidak diperkenankan untuk melakukan perjalanan lintas Kabupaten/Kota dalam wilayah Provinsi Kepri atau lintas Provinsi.

"Dikecualikan melakukan perjalanan untuk keperluan pendidikan, mengikuti orang tua pindah, atau mengikuti orang tua yang melaksanakan perjalanan dengan keperluan mendesak,meliputi: keperluan pengobatan, persalinan atau pengantaran jenazah non-COVID-19," sebut Gubernur Kepri.(TribunBatam.id/Rahma Tika/Endra Kaputra)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita Tentang Anambas

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved