Breaking News:

ANAMBAS TERKINI

DEMI Bisa Mandi dan Minum, Warga Air Asuk Harus Beli Air Seharga Rp 25.000

Warga desa Air Asuk, Kecamatan Siantan Tengah hingga saat ini masih kesulitan mendapatkan air bersih dan harus membeli air seharga Rp 25.000 per drum.

Penulis: Rahma Tika | Editor: Tri Indaryani
TRIBUNBATAM.id/RAHMA TIKA
Warga desa Air Asuk, Kecamatan Siantan Tengah hingga saat ini masih kesulitan mendapatkan air bersih dan harus membeli air seharga Rp 25.000 per drum. 

ANAMBAS, TRIBUNBATAM.id - Sejumlah warga di Kabupaten Kepulauan Anambas, khususnya warga yang tinggal di desa Air Asuk, Kecamatan Siantan Tengah hingga saat ini masih merasa kesulitan mendapatkan air bersih.

Demi memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti memasak, mandi dan mencuci pakaian warga di desa Air Asuk harus membeli air setiap harinya.

Hal ini tentunya menjadi keluhan warga selama bertahun-tahun, mereka harus mengeluarkan uang lebih untuk memenuhi kebutuhan hidup tinggal di desa Air Asuk ini.

Seorang warga bernama Basri (60) mengungkapkan harus merogoh uang Rp 25 ribu untuk memperoleh air bersih ukuran satu drum.

Jadi kalau musim hujan kita mungkin tak beli ai, cuma memang hujan kadang tak turun, alhamdulillah sekarang air ada dan tak beli, karena bulan ni hujan ada turun, beberapa rumah orang dekat sini ada yang punya sumur, tapi tak banyak lah, kadang kalau lebih mereka jual ke kami,” ucap Basri, Minggu (10/10/2021).

Saat memasuki musim hujan dirinya bisa menampung air hingga 6 drum, sedangkan untuk air minum ia harus membeli, karena air minum tentunya harus higienis dan bersih.

Baca juga: 12 Kecamatan di Lingga Nol Kasus Covid-19, Tersisa Satu Pasien di Kecamatan Singkep

Baca juga: 16 Pasien Covid-19 di RSKI Galang Dipulangkan Hari Ini, Total Rawat Tinggal 228 Orang

Membeli air minum juga sama halnya dengan membeli air mandi, harga yang ditawarkan pun relatif sama yaitu Rp 25 ribu.

“Air minum ini tahan lah 3 minggu sekitar 3 drum, kalau untuk mandi kami bisa beli 5 drum dan tahan satu bulan,” ujar Basri.

Terlebih lagi Basri juga membuka usaha jualan di rumah, sehingga ia harus lebih banyak membeli air untuk kebetuhan keluarga dan usahanya.

“Kalau jualan kayak gini tak cukup sama kami, paling kami tambah lagi belinya, belum lagi masaknya, nyuci piring bekas jualan juga kan,” katanya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved