Breaking News:

CORONA KEPRI

Pemko Batam Gesa Vaksinasi Dosis 2, Masih Ada 16 Persen Warga Belum Dapat Vaksin

Wali Kota Batam Rudi menargetkan 100 persen warga Batam suda divaksinasi November mendatang. Saat ini Pemko sedang gesa vaksinasi dosis 2

Penulis: Roma Uly Sianturi | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/Argianto
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi bersama anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau, Onward Siahaan meninjau pelaksanaan vaksinasi di SP Plaza, Batam, Sabtu (9/10/2021). 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Pemerintah Kota (Pemko) Batam terus menggesa proses vaksinasi Covid-19 di Kota Batam. Pada Minggu (10/10/2021) ada sebanyak 2.093 orang warga Batam yang divaksin.

Untuk dosis pertama sebanyak 738 orang, dosis kedua 1.355 orang dan dosis ketiga 10 orang dari SDM kesehatan. Sementara sasaran yang belum divaksin 149.214 orang dengan rincian 125.444 orang untuk diatas 18 tahun dan 23.770 orang untuk 12 hingga 17 tahun.

Wali Kota Batam Muhammad Rudi menargetkan 100 persen warga Batam sudah divaksinasi November mendatang. Berdasarkan data masih ada 16 persen target sasaran vaksin yang masih belum divaksinasi hingga saat ini.

"Masih ada sekitar 16 persen lagi yang harus kita kejar. Target sasaran kita kan 907 ribu untuk masyarakat umum ditambah pelajar 117 ribu. Total yang sudah vaksin 84 persen untuk dosis pertama dan dosis kedua 60 persen.

Saya rasa bulan depan bisa 100 persen. Makanya saya minta puskesmas satu hari target 500 orang, sehingga bisa tercapai target ini," ujar Rudi, Senin (11/10/2021).

Rudi mengatakan bulan lalu sudah menggelar rapat untuk percepatan vaksinasi di Batam. Waktu itu capaian masih 74 persen dan sekarang 84 persen. Artinya sudah ada kenaikan kurang lebih 10 persen dalam waktu satu bulan.

Sekarang target sisa 16 persen, dan diharapkan bulan November 2021 selesai.

Baca juga: 1.358 PMI Masih Jalani Karantina hingga Tiba di Batam, 2 WNI Positif Covid-19 Kini di RSKI

Baca juga: Kasus Covid-19 di Kepri Melandai, Apakah Bantuan Sosial Berlanjut? Ini Kata Kadinsos

"Makanya saya sudah tugaskan Pak Asisten untuk selesaikan ini. Kalau bisa semua tercapai baik Hinterland dan Mainland. Kalau untuk Hinterland target sudah bagus. Masyarakatnya sangat welcome, bahkan mereka sampai sewa kapal untuk dapat vaksin," bebernya.

Sementara itu, terkait penambahan kasus dari Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang masuk ke Batam, Rudi menjelaskan untuk saat ini, PMI yang masuk melalui Batam dari Malaysia dibagi ke dua lokasi yakni Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Galang, dan rusun.

"Makanya sebenarnya kita seharusnya sudah berada di level 1. Salah satu alasan lain adalah tingkat hunian Bed Occupancy Rate (BOR) Rumah Sakit yang telah berada di bawah 5 persen.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved