Breaking News:

BATAM TERKINI

Modifikasi Tangki BBM, 2 Mobil Pelangsir Masih Ditahan PPNS Batam

Dari hasil operasi yang digelar selama tiga hari berturut-turut, PPNS Disperindag Batam mendapati 6 unit mobil dan 7 unit sepeda motor milik pelangsir

Penulis: Roma Uly Sianturi | Editor: Tri Indaryani
ISTIMEWA
Sejumlah jerigen premium yang berada di kendaraan pelangsir yang diamankan, Rabu (6/10/2021). Dari hasil operasi yang digelar selama tiga hari berturut-turut, PPNS Disperindag Batam mendapati 6 unit mobil dan 7 unit sepeda motor milik pelangsir 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Disperindag Kota Batam saat ini sedang menyelidiki alur distribusi BBM jenis Premium yang dilakukan oleh para pelansir di Batam.

Hal ini dikarenakan tangkapan kendaraan pelansir, yang diketahui menggunakan tangki bahan bakar modifikasi.

"Saat ini ada 2 unit mobil jenis minibus yang memang menggunakan tangki modifikasi. Tidak hanya mobil ada juga 4 unit sepeda motor yang diketahui memodifikasi tangki bahan bakarnya," ujar Gustian, Selasa (12/2021).

Adapun jenis kendaraan yang disebutkannya, merupakan hasil tangkapan operasi yang sebelumnya digelar bersama Pertamina Batam pada beberapa SPBU.

Dari hasil operasi yang digelar selama tiga hari berturut-turut, Kamis (30/9/2021) lalu, pihaknya mendapati 6 unit mobil dan 7 unit sepeda motor yang terbukti digunakan untuk melansir BBM jenis Premium.

"Kendaraan dengan modifikasi tangki bahan bakar ini, akan dilanjutkan ke ranah hukum dan nanti akan dilaporkan ke pihak Kepolisian," katanya.

Saat ini, Gustian juga mengakui bahwa belum dapat membuka mengenai hasil pemeriksaan sementara yang telah dilakukan para penyidik PPNS.

Baca juga: MESKI Masih Pandemi, Pembangunan Jalan Tetap Masuk Prioritas di Batam

Baca juga: Singapura Tunggu Semua Warga Batam Divaksin, Ini Persiapan Disbudpar Sambut Travel Bubble

Untuk itu, saat ini pihaknya juga masih melakukan penahanan barang bukti, khusus bagi kendaraan yang menggunakan tangki modifikasi.

Sementara kendaraan yang diketahui tidak menggunakan tangki modifikasi, saat ini diakuinya telah dikembalikan kepada para pemiliknya.

"Saat ini yang bisa saya sampaikan, PPNS kita tengah menyelidiki lokasi kemana para pelansir lapangan itu membawa hasil BBM mereka. Setelah itu dirampungkan, baru kita koordinasikan ke pihak Kepolisian," katanya.

Gustian menuturkan sanksi hukum akan diberlakukan bagi para pemilik kendaraan yang menggunakan kendaraan modifikasi. Sementara bagi para pemilik kendaraan lain, hanya akan diberikan teguran agar tidak mengulangi kembali perbuatannya.

"Karena modifikasi tangki bahan bakar itu nyata. Untuk itu nanti setelah pengumpulan bukti dari PPNS selesai, akan langsung diserahkan ke pihak Kepolisian. Bagi yang terbukti menggunakan jerigen, mereka hanya diberi teguran untuk tidak mengulangi lagi perbuatannya," katanya 
(TRIBUNBATAM.id / Roma Uly Sianturi)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved