Breaking News:

BATAM TERKINI

Pembunuhan di Batam, Suami yang Cekik Istri hingga Tewas Dituntut 15 Tahun Penjara

Andri Ari, terdakwa pembunuhan istrinya di kawasan Nongsa Mei lalu dituntut 15 tahun penjara oleh JPU Kejari Batam, Selasa (12/10)

Penulis: Ichwan Nur Fadillah | Editor: Dewi Haryati
TribunBatam.id/Alamudin
Pembunuhan di Batam, Suami yang Cekik Istri hingga Tewas Dituntut 15 Tahun Penjara. Foto Andri (36) tersangka pembunuh istrinya sendiri Dewi (34) di Polsek Nongsa, Kamis (27/5/2021). 

Akibat terus merasa dipojokkan, korban pun emosi dan mencakar terdakwa di bagian tangan dan dada.

Akibat tindakan korban tersebut, emosi Andri pun ikut meledak dan langsung menduduki korban di antara perut dan pahanya.

Kemudian, Andri mencekik leher korban dengan tangan kanan dan menekan lehernya ke kasur.

Korban pun mencoba untuk melepaskan tangan terdakwa menggunakan kedua tangannya dengan cara menarik tangan Andri. Namun, terdakwa melepaskan tangan korban dengan menggunakan tangan kiri.

Dewi pun meronta-ronta dan sempat berteriak minta tolong. Kalap, Andri pun menutup mulut korban menggunakan tangan kirinya dan kemudian kembali mencekik leher korban hingga lemas.

Tak berselang beberapa menit, korban pun diketahui telah meninggal dunia setelah Andri memastikannya dengan mendekatkan wajahnya ke wajah Dewi untuk mengecek napasnya.

Perbuatan terdakwa telah melanggar Pasal Primair 340 KUH Pidana juncto Pasal 44 ayat 3 juncto Pasal 5 huruf a UU RI No.23 tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga subsidair Pasal 338 KUH Pidana dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Fakta Pembunuhan

Sebelumnya diberitakan, pembunuhan di Batam, tepatnya di Kaveling Bida Kabil Kecamatan Nongsa buat geger.

Seorang suami, Andri (36) nekat mencekik leher istrinya sendiri, Dewi (34) hingga tewas, Kamis (27/5/2021) dini hari.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved