Breaking News:

BATAM TERKINI

MASUK Batam Cukup Antigen, Pengusaha Desak Maskapai Taat Aturan Pemerintah

Pengusaha di Batam meminta agar maskapai dan agen perjalanan mematuhi aturan pemerintah terkait ketentuan tes antigen bagi calon penumpang.

Penulis: Roma Uly Sianturi | Editor: Tri Indaryani
tribunbatam.id/ichwan nur fadillah
Suasana terminal keberangkatan penumpang di Bandara Hang Nadim Batam, Senin (11/10/2021). 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Sejak Pembatasan Pemberlakuan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Kepri turun ke level 1 dan PPKM Batam turun ke level 2 aturan perjalanan dari dan ke Kepri sudah diperlonggar.

Gubernur Kepri sudah mengeluarkan Surat Edaran No. 611 Tahun 2022 tentang Perpanjangan Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri.

Dalam SE ini menegaskan bahwa masuk ke wilayah Kepri termasuk Batam cukup menunjukkan hasil tes antigen saja bagi orang yang sudah divaksin dosis lengkap.

Namun masih banyak pelaku perjalanan yang ragu dan kebingungan karena ada maskapai penerbangan yang belum menyesuaikan aturan di websitenya ataupun di agen tiketingnya baik online maupun yang menjual tiket langsung ke konsumen.

Sebagai contoh untuk perjalanan ke seluruh Bandara di Jawa dan Bali cukup menunjukkan hasil negatif tes antigen saja bagi yang sudah divaksin lengkap.

Ini sesuai dengan Inmendagri No. 47 tahun 2021.

Sayangnya masyarakat masih mendapatkan arahan untuk PCR ketika mau melakukan perjalanan dari Batam ke Jakarta atau Jogjakarta oleh pihak tiketing dan juga tercantum di aplikasi agen tiketing online seperti Traveloka misalnya.

Seharusnya pihak maskapai dan Agen Tiketing segera menyesuaikan aturannya mengikuti aturan yang dibuat pemerintah.

Baca juga: Jurus Pemerintah Tekan Covid-19 saat Libur Panjang, Evaluasi PPKM

Baca juga: JADWAL dan Harga Tiket Pesawat dari Batam, Terbang 16 Oktober, Syarat PCR atau Antigen

"Untuk tidak menimbulkan kebingungan dan untuk mendorong aktivitas perjalanan dalam negeri agar ekonomi bisa cepat pulih, kita imbau agar maskapai dan agen perjalanan/tiketing untuk menyampaikan informasi kepada pelaku perjalanan sesuai dengan aturan terbaru yang sudah dirilis pemerintah," ujar ujar Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kota Batam, Rafki Rasyid, Kamis (14/10/2021).

Ia menegaskan masyarakat jangan dibebani lagi dengan biaya tes PCR yang 500 persen lebih mahal daripada biaya tes antigen.

Kebijakan cukup menunjukkan hasil negatif tes antigen bagi penerima vaksin dosis lengkap ini juga akan memberikan insentif bagi masyarakat untuk mau segera divaksin.

"Di samping itu akan menaikkan pendapatan pihak maskapai dan agen tiketing itu sendiri dengan semakin banyaknya masyarakat yang melakukan perjalanan dengan pesawat udara," katanya.

Ia menambahkan muaranya adalah kebangkitan ekonomi dan peningkatan aktivitas pariwisata oleh turis lokal ke seluruh wilayah Indonesia yang sudah berstatus level satu dan dua. (TRIBUNBATAM.id/Roma Uly Sianturi)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita tentang Batam

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved