Breaking News:

Pelindo Resmi Meger, Jokowi Soroti Biaya Logistik

Presiden Jokowi meresmikan penggabungan PT Pelabuhan Indonesia, soroti harga biaya logistik yang masih mahal

ISTIMEWA
Kapal angkutan barang sedang bersandar di Pelabuhan Batu Ampar Batam. 

TRIBUNBATAM.id - Penggabungan Pelindo I, Pelindo II, Pelindo III, dan Pelindo IV akhirnya terealisasi. Empat PT Pelabuhan Indonesia itu dilebur menjadi satu yakni PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan penggabungan 4 Pelindo. Jokowi mengaku sudah menunggu 7 tahun untuk menggabungkan 4 BUMN ini.  

"7 tahun lalu, saya sudah perintahkan saat itu ke Menteri BUMN, ke seluruh Direktur Utama Pelindo I, II, III, dan IV untuk segera mengholdingkan Pelindo. Saya tunggu-tunggu 7 tahun ini tidak terealisasi," ungkap Jokowi saat acara Peresmian Penggabungan Pelindo dan Terminal Multipurpose Wae Kelambu Pelabuhan Labuan Bajo yang ditayangkan melalui YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (14/1/2021).

Jokowi sebenarnya sudah memerintahkan penggabungan 4 Pelindo sejak tujuh tahun lalu. 

Namun baru sekarang bisa terealisasi. 

"Saya bilang, oke kalau enggak diholdingkan transisinya saja virtual holding, dilakukan virtual holding. Tapi belum terwujud holdingnya. Hari ini alhamdulillah, sudah terjadi Pelindo I, II, III, dan IV menjadi PT Pelabuhan Indonesia (Persero)," lanjut Jokowi.

Baca juga: SIMAK Lowongan Kerja bagi Lulusan D3 dan S1 di Anak Usaha Pelindo III, Ini Syaratnya

Penggabungan Pelindo sebenarnya  sudah dilakukan sejak 1 Oktober 2021.

Jokowi berharap, dengan merger-nya BUMN layanan kepelabuhanan, maka biaya logistisk di Indonesia bisa bersaing dengan negara-negara lainnya.

Sebab, saat ini biaya logistik di Indonesia terbilang mahal yakni mencapai 23 persen, dibandingkan rata-rata negara lain yang hanya 12 persen.

"Harapannya biaya logistik kita bisa bersaing dengan negara lain. Artinya, daya saing atau competitiveness akan menjadi lebih baik," kata dia.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved