Breaking News:

BATAM TERKINI

Tahapan Lelang SPAM Batam Bakal Digelar Pekan Depan

BP Batam sebelumnya sudah membuka pra-kualifikasi lelang SPAM Batam. Dalam pengumuman minggu kedua Agustus 2021, ada perusahaan yang tak lolos.

TribunBatam.id/Ian Sitanggang
BP Batam bakal membuka tahapan lelang SPAM Batam pekan depan. Foto kondisi air warga Perumahan Villa Namora Mandalay, Kelurahan Sagulung Kota, Batam, Provinsi Kepri yang keruh, Jumat (23/7/2021). 

Namun, pengumuman terkait pemenang lelang masih belum diinformasikan oleh Badan Pengusahaan (BP) Batam.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, mengatakan proses lelang kemungkinan akan kembali dilanjutkan kembali minggu ini.

"Lelang akan dibuka lagi minggu ini. Tapi saya takut silap, untuk teknisnya langsung tanya saja ke Deputi IV BP Batam Anggota Bidang Pengusahaan BP Batam, Syahril Japarin," ujar Rudi ketika diwawancarai di Gedung Asrama Haji Batam, Selasa (5/10/2021).

Rudi juga menambahkan, kontrak PT Moya sebagai operator SPAM Batam sudah diperpanjang kembali sampai April 2022. Maka dari itu, pemenang lelang baru dapat dikeluarkan setelah kontrak tersebut selesai.

Baca juga: ATB Ungkap Alasan Tak Lolos Prakualifikasi Lelang SPAM Batam, Ingin Prakualifikasi Kedua Objektif

Baca juga: ADA Perbedaan Kontinuitas dan Kuantitas Suplai Air ke Pelanggan, Ini Penjelasan SPAM Batam

Sementara itu, ditanya tentang persoalan air di Batam dari berbagai keluhan masyarakat, Rudi menyatakan PT Moya hanya berlaku sebagai operator saja.

Segala tanggungjawab pengelolaan dan penyaluran air bersih dipegang oleh BP Batam.

Apabila kelak pemenang lelang sudah ditetapkan, maka tanggungjawab akan dibebankan kepada perusahaan tersebut.

Sebab pengelola SPAM Batam nantinya akan menandatangani kerjasama selama 25 tahun.

"Saya belum dengar lagi ada yang mengeluh. Kalau warga kesulitan dan airnya tidar lancar, BP Batam bertanggungjawab mencarikan solusi.

Ini untuk kemaslahatan masyarakat banyak," tambah Rudi.

Sebelumnya, BP Batam menyatakan pengumuman prakualifikasi lelang kerjasama operasi dan pemeliharaan SPAM Batam, baik di hulu maupun hilir, dinyatakan gagal dan akan diulang kembali.

Pada tahap prakualifikasi sebelumnya, PT ATB menjadi salah satu dari dua perusahaan/konsorsium yang tidak lolos.

Baca juga: Warga Sagulung Keluhkan Air SPAM Batam Keruh, PT Moya: Segera Ditindaklanjuti

Baca juga: SPAM Batam Optimalkan Kapasitas Produksi di 6 IPA, Antisipasi Musim Kemarau

Rudi berharap, dengan dibukanya kembali lelang, pemilihan perusahaan/konsorsium yang mumpuni dapat dijalankan dengan lancar dan tanpa kendala.

Dengan demikian, pengelolaan SPAM di Batam pun menjadi lebih baik dari saat ini.

"Saya selalu pantau. Mudah-mudahan secepatnya bisa dapat pemenang lelang, agar pengelolaan air ini lebih baik lagi," tutup Rudi.(TribunBatam.id/Roma Uly Sianturi/Hening Sekar Utami)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita Tentang Batam

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved