Breaking News:

TANJUNGPINANG TERKINI

Kejari Tanjung Pinang Tak Terima Oknum DPRD Cuma Didenda Rp 5 Juta, Bakal Kasasi MA

Politisi Tanjungpinang Rini Pratiwi sebelumnya terjerat kasus gelar palsu. Kasus ini sebelumnya diungkap Polres Tanjungpinang hingga ke pengadilan.

Penulis: Endra Kaputra | Editor: Septyan Mulia Rohman
tribunbatam.id/Endra Kaputra
Kejari Tanjungpinang bakal mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA) buntut sidang putusan Pengadilan Tinggi (PT) Pekanbaru yang menguatkan vonis PN Tanjungpinang. Foto Rini Pratiwi, Anggota DPRD Tanjungpinang menjalani sidang perdananya sebagai terdakwa di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang, Rabu (21/04/2021). 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Upaya politisi Tanjungpinang Rini Pratiwi untuk menghirup udara bebas nampaknya masih menemui jalan panjang.

Ini setelah Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang akan mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA).

Langkah hukum yang diambil terkait putusan Majelis Hakim Pengadilan Tinggi (PT) Pekanbaru soal perkara pengguna gelar palsu Rini Pratiwi.

Hasil putusan banding Pengadilan Tinggi Pekanbaru tetap menguatkan vonis denda Rp5 Juta yang sebelumnya diberikan Hakim Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang.

Dalam putusan banding Nomor 446/PID.SUS/PT PBR, diwebsite perkara.pt-pekanbaru.go.id, Ketua Majelis Hakim dari Pengadilan Tinggi Pekanbaru, Abdul Hutapea dan hakim anggota Didiek Riyono Putro, Aswijon memutuskan tiga poin amar putusan.

Baca juga: Pimpinan DPRD Tanjungpinang Dapat Mobil Dinas Baru Toyota Camry, Begini Potretnya

Baca juga: Kejari Tanjungpinang Coba Bongkar Dugaan Korupsi di DPRD Tanjungpinang

Di antaranya, menolak permintaan banding dari Penuntut Umum.

Kedua, menguatkan putusan Pengadilan Negeri Tanjungpinang Nomor 114/Pid.Sus/2021/PN Tpg, tanggal 12 Agustus 2021.

Serta membebankan biaya perkara kepada terdakwa dalam dua tingkat pengadilan.

"Kami akan mengajukan kasasi ke MA terkait putusan PT Pekanbaru atas perkara Rini Pratiwi," ungkap Kepala Seksi Tindak Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Tanjungpinang, Sudiharjo, Senin (18/10/2021).

Rini Pratiwi yang ketika itu menyandang sebagai anggota DPRD Tanjungpinang dilaporkan ke Satreskrim Polres Tanjungpinang atas dugaan penyandang gelar palsu, pada Maret Tahun 2020 yang lalu.

Halaman
123
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved