Breaking News:

SELEB TERKINI

Ancaman Hukuman Rachel Vennya yang Kabur dari Wisma Atlet, Pacar Salim Nauderer Dijerat Pasal Ini

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Mohammad Fadil Imran dalam konferensi pers menegaskan, kasur Rachel Venyya akan diusut tuntas tanpa pandang bulu

Penulis: Aminudin | Editor: Anne Maria
youtube/BW
Rachel Vennya mengaku tak melakukan karantina setelah pulang dari Amerika Serikat. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Kasus pelanggaran protokol Kesehatan (Prokes) selebgram Rachel Vennya akhirnya disikapi serius polisi.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Mohammad Fadil Imran dalam konferensi pers menegaskan, kasus Rachel Vennya akan diusut tuntas tanpa pandang bulu.

"Ini sebagai jawaban, dalam weekend kemarin banyak yang bertanya kepada saya, kami akan mengusut tuntas tanpa pandang bulu terhadap siapa saja di dalam mafia karantina," kata Irjen Fadil dilansir dari kanal Youtube tvOne News, Kamis (21/10/2021).

Rachel Vennya pada Kamis dijadwalkan mendatangi Mapolda Metro Jaya terkait kabur saat menjalani karantina di Wisma Atlet Pademangan usai pulang dari luar negeri.

Semula, Rachel dijadwalkan datang pada Rabu kemarin. Namun gagal diganti pada hari Kamis, pukul 13.00 WIB.

Tak hanya Rachel, Polda Metro Jaya juga akan memeriksa dua orang lainnya. Yakni Salim Nauderer, kekasihnya dan manajernya yang juga ikut serta ke Amerika.

Pasal yang disangkakakan ke Rachel Vennya pasal 93 nomor 6 tahun 2018 mengenai Undang-Uandang ke Karantinaan Kesehatan dan Wabah Penyakit Menular dengan ancaman hukuman 1 tahun penjara dan denda senilai Rp 100 juta.

Sorotan Dokter Tirta

Dr. Tirta menyakini banyak oknum yang terlibat dalam kasus mantan istri Niko Alhakim ini.

"Berarti ada 4 oknum. Oknum yang mengawal dari pesawat saat tiba di Indonesia, yang membawa ke Wisma Atlet pertama, yang membawa pulang dari Wisma Atlet, dan waktu pergi ke Bali," jelas dokter kelahiran Surakarta ini.

Dokter yang biasa disapa Cipeng ini menyebut kasus Rachel Vennya merupakan fenomena gunung es yang harus diinvestigasi.

"Ini harus diinvestigasi karena kemungkinan Rachel Vennya ini bukan orang pertama yang harus diselidiki, kok dia bisa tahu, dapat kontaknya dari mana," ujarnya seperti dikutip dari Podcast Deddy Corbuzier, Kamis (21/10/2021).

Dr Tirta berharap, kasus ini tidak selesai dengan Rachel Vennya dipenjara.

Tetapi, bisa membongkar praktik keterlibatan oknum dalam urusan karantina di Tanah Air.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved