Breaking News:

Pemko Batam Gesa Pencapai Vaksinasi 100 Persen, Masih Ada 46 Ribu Warga Batam Belum Divaksin

Hari ini capaian kita mendekati angka 85 persen. Berarti kita butuh mengejar 15 persen untuk mengejar 100 persen hingga November ini.

TRIBUNBATAM.id
Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Pemko Batam terus mengesa vaksinasi Covid-19 kepada masyarakat Batam.

Hal ini untuk mengejar pencapai vaksinasi hingga 100 persen.

Untuk itu Pemko Batam fokus untuk menyelesaikan vaksinasi dosis pertama.

"Hari ini capaian kita mendekati angka 85 persen. Berarti kita butuh mengejar 15 persen untuk mengejar 100 persen hingga November ini," ujar Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad.

Lalu, untuk mengarah itu, Amsakar sudah rapat bersama camat, lurah dan kepala puskesmas se kota Batam, serta Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan kota Batam via zoom meeting.

Dalam rapat ini, ditemukan sari 137 ribu warga yang harus divaksin, ternyata hanya sekitar 46 ribu orang saja warga yang dapat diverifikasi oleh lurah, camat dan RT RW setempat.

"Sisanya ada warga Batam yang sedang studi diluar, ada yang bekerja diluar, ada warga yang memiliki KTP Batam tapi sudah pindah tak mengurus surat pindahnya. Ada juga diantaranya yang mengalami komorbid dan ada yang memang karena faktor usia, tensi dan sebagainya sehingga belum memungkinkan di vaksin," paparnya.

Amsakar meminta sebanyak 46 ribu warga ini, harus diupayakan harus divaksin. Sehingga capaian vaksinasi bisa diselesaikan.

Sementara itu, sebagai upaya pengawasan, Amsakar turun di 2 titik pelaksanaan vaksinasi, Kamis (21/10/2021) lalu, yakni Lubuk Baja dan Botania.

"Saya melihat apakah dikerjakan atau tidak. Alhamdulilah pelaksanaannya berjalan dengan baik. Bapak memberikan tenggat waktu sampai 14 November nanti. Saya berharap pada 14 November ini capaian kita 90 persen," katanya.

Walaupun dalam pelaksanaan itu, dosis pertama memang kecil. Lantaran sudah banyak warga Batam yang sudah divaksin.

"Kami minta kawan-kawan di puskesmas serius sehingga warga 46 ribu ini bisa secepatnya divaksin," katanya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved