Breaking News:

INFO PENERBANGAN

PCR Jadi Syarat Utama Naik Pesawat Terbang, Cek Tarif Terbaru Tes PCR di Jawa-Bali dan Luar Jawa

Pelaku perjalanan penerbangan domestik hanya diperbolehkan tes RT-PCR. Kapasitas pesawat yang kini diperbolehkan 100 persen, menjadi salah satu alasan

TRIBUNBATAM.id/Ichwan Nur Fadillah
Areal keberangkatan Bandara Hang Nadim Batam. Sejak angka Covid-19 mulai melandai, jumlah penumpang mulai naik. 

TRIBUNBATAM.id - Aturan perjalanan penumpang pesawat terbang saat ini lebih ketat.

Pasalnya, selama PPKM diperpanjang hingga 1 November 2021, pemerintah tak lagi mengizinkan penggunaan tes rapid antigen sebagai syarat penerbangan.

Pelaku perjalanan penerbangan domestik hanya diperbolehkan tes RT-PCR.

Aturan tersebut tertuang dalam Intruksi Dalam Negeri (Inmendagri) nomor 53 Tahun 2021.

Dalam aturan terbaru itu disebutkan syarat untuk naik pesawat adalah harus menggunakan hasil tes PCR negatif.

Secara rinci, pada aturan yang diperbaharui per 19 Oktober 2021 itu, diatur bahwa pelaku perjalanan domestik yang menggunakan pesawat terbang wajib menunjukkan kartu vaksin minimal dosis pertama.

Selain itu, wajib menunjukkan hasil tes negatif Covid-19.

PCR sendiri adalah pemeriksaan laboratorium untuk mendeteksi keberadaan material genetik dari sel, bakteri, atau virus.

Saat ini, PCR juga digunakan untuk mendiagnosis penyakit Covid-19, yaitu dengan mendeteksi material genetik virus Corona, meski tak sepenuhnya akurat.

Baca juga: PANDUAN dan Syarat Naik Pesawat Terbang Anak di Bawah 12 Tahun dan Dewasa hingga 1 November 2021

Baca juga: Apa Itu Tes PCR? Selama PPKM Jadi Syarat Naik Pesawat, Ini Bedanya dengan Swab Antigen

Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati mengatakan, alasan hanya penumpang pesawat yang disyaratkan menggunakan tes PCR karena saat ini kapasitas pesawat sudah diperbolehkan 100 persen.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved