Breaking News:

LINGGA TERKINI

3 Bangunan Adat di Daik Harus Direhab, Ketua LAM : Jika Terlambat tak Bisa Pakai Lagi

Tiga bangunan adat di Daik Lingga, dinilai perlu direhab. Sebab, jika tak segera diperbaiki dikhawatirkan justru tak bisa pakai lagi.

Penulis: Febriyuanda | Editor: Tri Indaryani
ISTIMEWA
Bangunan Replika Istana Damnah di Ibukota Daik, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri 

LINGGA, TRIBUNBATAM.id - Tiga bangunan adat di Daik, Lingga, Kepri dinilai perlu segera direhab atau diperbaiki.

Ketiga bangunan adat itu, di antaranya Replika Balairung Seri Istana Damnah, Replika Istana Damnah dan Balai Pertemuan Lela Sangguna.

Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Lingga, Muhammad Ishak mengatakan apabila terlambat merehabnya, akan tidak dapat difungsikan lagi

Hal itu khawatirkan akan membahayakan.

“Ketiga bangunan tersebut dibangun sebelum Kabupaten Lingga terbentuk," kata Muhammad Ishak.

Untuk Replika Balairung Seri dan Istana Damnah, Ishak menjelaskan dulunya dibangun melalui APBD Provinsi Riau dan sekarang sudah menjadi aset Pemerintah Kabupaten Lingga.

"Kalau bangunan Balai Pertemuan Lela Sangguna, jika tidak salah dibangun melalui APBD Kabupaten Kepri,” ujarnya.

Ketiga bangunan tersebut, jelas Ishak, dulunya selalu dimanfaatkan untuk kegiatan-kegiatan pemerintah maupun masyarakat.

Khusus bangunan Replika Balai Sri Istana Damnah, pernah beberapa kali digunakan Pemerintah Lingga seperti untuk pembukaaan Musrenbang tingkat kabupaten, seminar, rapat dan pertemuan serta kegiatan-kegiatan budaya.

Baca juga: JIKA Tak Kembalikan Mobil Dinas Setelah Pensiun, PNS Bintan Terancam Pasal Korupsi

Baca juga: Jumlah Janda di Batam Makin Banyak, PA Putus 1.557 Kasus Perceraian Selama 2021

Beberapa sanggar kesenian pun juga selalu memanfaatkan bangunan ini, terutama untuk latihan persiapan tarian massal.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved