Breaking News:

NATUNA TERKINI

RAUP Rp 500 Juta Setelah Menipu 251 Orang, Wanita Asal Natuna Ini Ditangkap Polisi

Seorang wanita asal Natuna melakukan penipuan terhadap 251 orang dan berhasil mengeruk uang mereka hingga Rp 500 juta dengan kedok investasi bodong.

Penulis: Muhammad ilham | Editor: Tri Indaryani
TRIBUNBATAM.id/MUHAMMAD ILHAM
Satreskrim Polres Natuna berhasil mengungkap kasus terkait tindak pidana penipuan dan penggelapan, Sabtu (23/10/2021)   

NATUNA, TRIBUNBATAM.id - Satreskrim Polres Natuna berhasil mengungkap kasus terkait tindak pidana penipuan dan penggelapan.

Diketahui tersangka berinisial DP (21) perempuan asal Kabupaten Natuna, DP berhasil diringkus  jajaran Satreskrim Polres Natuna setelah adanya laporan dari korban.

Kapolres Natuna, AKBP Ike Krisnadian yang didampingi Kasat Reskrim Polres Natuna, IPTU Ikhtiar Nazara menjelaskan, kronologi kejadian berawal dari sekira Juni 2021 DP membuka usaha investasi dengan nama Doli Inves.

Usaha usaha inves tersebut menawarkan kepada masyarakat luas agar memberikan uang, kemudian dijanjikan setelah 5 hari sampai dengan 15 hari uangnya disetor akan mendapat keuntungan 15 persen hingga 30 persen dari uang yang disetorkan.

"Cara tersangka menawarkan kepada masyarakat luas adalah dengan menggunakan akun sosial story Whatsapp dan story Instagram tersangka hingga masyarakat yang tertarik menghubungi tersangka dan kemudian ikut usaha investasi dengan memberikan sejumlah uang tunai dengan jumlah yang berbeda beda, bahkan ada beberapa korban yang ikut usaha investasi dengan memberikan uang dengan cara ditransfer ke rekening tersangka," jelas Kapolres Natuna kepada awak media saat Konferensi Pers, Sabtu (23/10/2021)

Baca juga: Kepala Staf TNI AU Resmikan 4 Skuadron di Natuna, Jaga Wilayah Perbatasan Kepri

Baca juga: Singapura Dibuat Pusing, Krisis Energi Gegara Migas Laut Natuna Kepri

Namun, setelah menerima uang dan dalam jangka waktu yang ditentukan, tersangka tak kunjung memberikan keuntungan sesuai janji awalnya.

Sehingga korban meminta agar uang modal  dikembalikan, namun oleh tersangka tidak dikembalikan.

Kasat Reskrim Polres Natuna IPTU Ikhtiar Nazara menambahkan bahwa diperkirakan jumlah korban yang ikut usaha investasi ada sebanyak 251 orang dengan jumlah uang yang berbeda dan  diperkirakan sebesar Rp 500 juta.

Barang bukti yang diamankan petugas adalah, Bukti transfer dari bank Syariah Mandiri a.n Darina ke Bank BRI a.n tersangka, 1 (satu) buah buah buku tulis yang berisi data nasabah.

Rekening koran Bank BNI a.n tersangka, Rekening koran Bank Bank Riau Kepri, buku tabungan dan kartu ATM a.n tersangka, Buku Tabungan bank BNI dan ATM a.n tersangka, 1 (satu) buah handphone iPhone 11 promax dengan nomor simcard 0887 0826 4xxx yang berisikan stori WhatsApp dan Instagram tersangka, 1 (satu) buah kasur warna abu abu dan 1 (satu) lemari plastik warna putih.

"Dengan demikian, atas perbuatan tersangka DP (21) telah melanggar pasal 378 dan atau Pasal 372 K.U.H.Pidana dengan ancaman hukuman penjara paling lama 4 (empat) tahun," jelas Kasat Reskrim Polres Natuna(TRIBUNBATAM.id/Muhammad Ilham)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved