Breaking News:

Kasat Reskrim Dicopot Karena Dinilai Tidak Manusiawi, Tembak Tersangka yang Tidak Melawan

Insiden seorang buronan ditembak polisi saat diamankan terjadi di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan. Pria berinisial IL (30) kritis setelah dite

Penulis: | Editor: Eko Setiawan
ANTARA VIA BBC NEWS INDONESIA Via Tribun Timur
Ilustrasi polisi 

TRIBUNBATAM.id, LUWU - Seorang polisi yang menjabat Kasat Reskrim di Polres Luwu dicopot dari jabatannya setelah warga melakukan demo.

Demo tersebut karena seorang pelaku penganiayaan di tangkap dan di tembak sebanyak lima kali.

Padahal pelaku diketahui tidak melawan saat proses penangkapan.

Kasus ini kemudian berbuntut panjang dan berujung pencopotan jabatan kasat reskrim.

Baca juga: Shin Tae-yong Racik Susunan Pemain Timnas Indonesia U-23 Lawan Australia, Kami Siap Tempur

Baca juga: HUT ke-18 Lingga, Museum Linggam Cahaya Gelar Lomba Permainan Tradisional, Termasuk Gasing

Insiden seorang buronan ditembak polisi saat diamankan terjadi di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan.

Pria berinisial IL (30) kritis setelah ditembak sebanyak 5 kali oleh anggota Polres Luwu Utara.

Insiden ini kemudian berbuntut panjang.

Bahkan, masyarakat melakukan aksi demo terkait kejadian tersebut.

Kejadian awal

Dihimpun dari Tribun-Timur.com, peristiwa itu terjadi saat tim Reserse Mobil (Resmob) Polres Luwu Utara menangkap IL pada 9 Oktober 2021 lalu.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved