Breaking News:

CORONA KEPRI

Syarat Naik Pesawat Terbang Terbaru untuk Anak di Bawah 12 Tahun, Ini Kata Rudy Chua

Kemenhub menerbitkan aturan terbaru untuk penerbangan lewat ED No.88 tahun 2021. Di aturan ini anak di bawah 12 tahun boleh terbang dengan syarat

Penulis: Endra Kaputra | Editor: Dewi Haryati
rebelcircus.com
Syarat Naik Pesawat Terbang Terbaru untuk Anak di Bawah 12 Tahun, Ini Kata Rudy Chua. Foto Ilustrasi pesawat 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI melalui Direktorat Jenderal (Dirjen) Perhubungan Udara menerbitkan aturan terbaru untuk penerbangan.

Aturan ini berupa Surat Edaran (SE) nomor 88 tahun 2021 tentang petunjuk pelaksanaan perjalanan orang dalam negeri dengan transportasi udara pada Masa Pandemi Covid-19.

Dengan adanya Surat Edaran (SE) ini, maka surat edaran sebelumnya yakni SE 62/2021, dan SE 70/2021 dicabut, dan dinyatakan tidak berlaku.

Penerbitan SE Nomor 88 tersebut mengacu pada SE Satuan Tugas (Satgas) penanganan Covid-19 Nomor 21/2021, dan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 53/2021, dan Inmendagri Nomor 54/2021.

"SE Nomor 88/2021 sudah berlaku efektif mulai 24 Oktober 2021," ucap Legislator Kepri, Rudy Chua menjelaskan pernyataan Dirjen Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan, Novie Riyanto, Senin (25/10/2021).

Politisi Hanura ini mengungkapkan, dalam SE terbaru diatur bahwa penerbangan dari atau ke bandara di Pulau Jawa dan Pulau Bali.

Lalu antar kota di Pulau Jawa dan Pulau Bali, serta daerah dengan kategori PPKM Level 4 dan PPKM Level 3, wajib menunjukkan kartu vaksin (minimal vaksinasi dosis pertama), dan surat keterangan negatif Rapid Test/RT-PCR maksimal 2x24 jam sebelum keberangkatan.

Baca juga: Karimun Nihil Kasus Baru Covid-19, Sembuh 2 Orang, Pasien Aktif Tinggal 14

Baca juga: JUMLAH Kasus Aktif Covid-19 di Tanjungpinang Tinggal 4 Orang

Sedangkan untuk penerbangan dari dan ke bandara di luar wilayah Jawa dan Bali dengan kategori PPKM Level 1 dan PPKM Level 2, wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif RT-PCR (sampel maksimal 2x24 jam), atau hasil negatif RT-antigen (sampel maksimal 1x24 jam), sebelum keberangkatan.

Rudy memaparkan, ada sejumlah pengecualian untuk kewajiban menunjukkan kartu vaksin.

"Pengecualian pertama adalah untuk pelaku perjalanan dengan usia di bawah 12 tahun.

Kedua, pelaku yang punya kondisi kesehatan khusus dengan persyaratan wajib melampirkan surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah yang menyatakan bersangkutan belum dan/atau tidak dapat mengikuti vaksinasi Covid-19," sebutnya.

Selanjutnya ketiga, angkutan udara perintis dan penerbangan angkutan udara di daerah 3TP (Tertinggal, Terdepan, Terluar dan Perbatasan), yang pelaksanaannya disesuaikan dengan kondisi daerah masing-masing.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved