Breaking News:

BATAM TERKINI

JALAN Masuk Perumahan Dipatok Perusahaan Lain, Warga Winner Millenium Mansion Tuntut Kejelasan

Sejumlah warga perumahan Winner Millenium Mansion Pasir Putih mempertanyakan pematokan jalan akses yang dilakukan oleh PT Sentral Leejaya Costapati.

TRIBUNBATAM.id/Noven Simanjutak
Sejumlah warga mendatangi kantor pemasaran perumahan Winner Millenium Mansion untuk meminta sejumlah karyawan meninggalkan kantor tersebut, Selasa, (26/10/2021) 

"Mereka mengklaim bahwa pihaknya menang padahal tidak, kita warga juga sudah pernah kirim surat permintaan penyelesaian lahan ke pak Wali Kota lalu pernah juga dibahas di RDP Komisi 1 DPRD Batam dengan hasil tidak boleh ada pengerjaan di row jalan itu, kita juga buatkan tanggapan yang ditandatangani warga dengan mencantumkan pihak-pihak sebagai tembusan, kita pun juga pernah ajukan kasasi namun ditolak artinya kan tidak ada pihak yang dimenangkan," papar Antoni.

Antoni menjelaskan bahwa dirinya baru saja mendapatkan respon dari pihak pengembang yakni Direktur Winner Groups pengembang perumahan Winner Millenium Mansion, Yusmen Liu yang mengatakaan akan melakukan gugatan terkait hal tersebut.

"Nah ini baru dibalas pesan saya, mari abang-abang saksikan, beliau dari pihak pengelola perumahan akan mengajukan gugatan terkait hal ini, jadi kita saksikan saja seperti apa ke depannya," sebutnya lagi.

Masih di lokasi yang sama, sejumlah warga yang sudah terlanjur kecewa pun mendatangi kantor pemasaran perumahan Winner Millenium Mansion dan meminta sejumlah karyawan yang ada untuk segera keluar dan meninggalkan perumahan sampai ada solusi yang jelas dari pihak pengembang.

Kepala Divisi Marketing, Pinondang pun terlihat menghubungi atasannya dan tak berlansung lama Ia meminta sejumlah karyawan untuk keluar dari kantor dan meninggalkan lokasi perumahan.

"Ayo, sudah semua keluar dulu, kosongkan kantor," imbaunya.

Saat disinggung terkait permasalahan tersebut, Pinondang pun tak dapat memberikan keterangan lebih dan menjelaskan bila permasalahan itu ada pada bagian legal standing perusahaan.

"Kita dari divisi marketing nanti keterangannya bisa dijelaskan sama pihak legal standing ya pak. Untuk sementara karena warga minta kita pergi dari sini kita akan ikuti, kantor kita kosongkan dan kami juga sudah hubungi kantor pusat," ujarnya. (TRIBUNBATAM.id/Noven Simanjuntak)

*Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved