Breaking News:

Cerita Padmi 3 Tahun Kehilangan Motor, Benarkah Spare Part Dipreteli Dijual ke Pulau?

Padmi, warga Batam mengaku sudah 3 tahun lebih kehilangan motor Honda Beat-nya. Ia menduga motornya sudah dipreteli pelaku dan dijual ke pulau

Penulis: Beres Lumbantobing | Editor: Dewi Haryati
WARTAKOTA
Cerita Padmi 3 Tahun Kehilangan Motor, Benarkah Spare Part Dipreteli Dijual ke Pulau?. Ilustrasi curanmor 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Bukan rahasia lagi, jika pelaku pencurian sepeda motor sering mempreteli barang curiannya sebelum dijual dalam bentuk spare part motor.

Hal ini tentu saja akan mempersulit aparat kepolisian dalam mengungkap kasus pencurian motor, khususnya di Batam.

Sepeda motor hasil curian ini dipreteli per bagian, sebelum akhirnya dijual di pasar loak secara terpisah.

Bahkan tidak sedikit juga yang dijual ke situs jual beli di berbagai media sosial.

Sekadar informasi, di media sosial spare part motor sering dijual dengan harga miring dengan alasan butuh dana dan sebagainya.

Sehingga orang yang melihat postingannya akan mudah tertarik untuk membelinya.

Seorang korban pencurian sepeda motor Padmi mengaku, sudah 3 tahun lebih kehilangan sepeda motor Honda Beat-nya.

Baca juga: GASAK Motor di 17 Tempat, Polisi Menyamar Jadi Driver Ojol saat Bekuk 2 Residivis di Batam

Baca juga: Pelaku Curanmor Nyaris Diamuk Warga Sekupang Batam, Nekat Gasak Motor di Keramaian


Meskipun sudah melapor ke kantor polisi, namun sampai sekarang motor tersebut tak kunjung ditemukan.

"Sudah lama, waktu mancing di Dam Duriangkang, motor saya hilang. Padahal sudah dikunci ganda," tuturnya.

Dari informasi yang dia terima, sepeda motor curian itu dijual ke sejumlah pulau dalam bentuk pretelan dan tidak utuh lagi. Sehingga ini tentu akan menyulitkan korban dalam mengidentifikasi motornya.

"Tanya kawan-kawan, katanya seperti itu dibawa ke pulau-pulau," ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved