Breaking News:

Garuda Indonesia Terancam Pailit Hingga Tudingan Dirut Plesiran Bawa Keluarga

Garuda Indonesia menghadapi persoalan serius. Maskapai pelat merah ini terancam pailit. Aksi Dirut pun menuai sororotan yang dituding plesiran.

TribunBatam.id/Istimewa
Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra berdiri di dekat pesawat Garuda Indonesia Boeing 373-800 NG dengan desain masker di bagian depan pesawat, saat diparkir di lapangan udara di Tangerang, Banten, Senin (12/10/2020). 

TRIBUNBATAM.id - Nama maskapai Garuda Indonesia menjadi perbincangan.

Itu setelah muncul kabar jika maskapai milik Negara itu akan digantikan oleh PT Pelita Air Sevice.

Seperti diketahui, Pelita air merupakan maskapai milik PT Pertamina (Persero).

Kondisi Garuda Indonesia yang sedang menghadapi situasi sulit akibat utang yang menumpuk diperparah dengan Serikat Pekerja Garuda yang melaporkan Direktur Utama (Dirut) Irfan Setiaputra ke Menteri BUMN, Erick Thohir.

Serikat Karyawan Garuda (Sekarga) menyebut Irfan Setiaputra telah menggunakan fasilitas kantor untuk mengajak keluarganya saat menghadiri forum resmi sembari menikmati liburan.

Baca juga: ATURAN Terbaru Naik Pesawat Lion Air Group, Citilink, dan Garuda Indonesia hingga 18 Oktober 2021

Baca juga: Presiden Jokowi Minta Setop BUMN Andalkan APBN, Bagaimana Faktanya?

Dalam laporan tersebut, Dirut Garuda Indonesia turut membawa istri, anak, menantu berikut 2 cucu dari Jakarta tujuan New York, Amerika Serikat.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Sekarga Dwi Yulianta lalu membuat surat permohonan kepada Menteri BUMN Erick Thohir untuk menginvestigasi.

Surat tersebut dibuat guna menyikapi pengakuan Direktur Utama Garuda Indonesia yang disampaikan pada saat sharing session bersama karyawan pada Senin, 25 Oktober 2021 pukul 11.00 terkait kehadirannya pada Undangan Pertemuan IATA yang dilaksanakan tanggal 3-5 Oktober 2021.

Pada pertemuan tersebut, Irfan Setiaputra disebut berangkat bersama keluarga (istri, anak, menantu dan 2 orang cucu) menggunakan rute penerbangan semula Jakarta - New York via Amsterdam tanggal 30 September 2021 dengan nomor penerbangan GA088.

Tiket tersebut kemudian diubah menjadi Jakarta - New York via Incheon/Seoul tanggal 30 September 2021 dengan nomor penerbangan GA878 menggunakan fasilitas kelas bisnis.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved