Breaking News:

Kasus Penganiayaan Karyawan Kopitiam di Batam, Polisi Sebut Bakal Ada Tersangka Lain

Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt sebut kemungkinan ada tersangka lain dalam kasus penganiayaan karyawan kopitiam di Batam

tribunbatam.id/Noven Simanjuntak
Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Harry Goldenhardt dan Kapolresta Barelang Kombes Pol Yos Guntur dan beberapa staf dan jajaran saat konferensi pers tindak pidana pengeroyokan dan atau penganiayaan di Polresta Barelang. 

Harry menjelaskan bahwa pada saat kasus ini dilaporkan, pihak penyidik dari Polresta Barelang dan Polsek Batam Kota telah melakukan langkah-langkah penyelidikan.

Diawali dengan datang langsung ke Tempat Kejadian Perkara (TKP), selanjutnya melakukan pemeriksaan awal terhadap saksi-saksi serta meminta keterangan ahli terkait penganiayaan tersebut.

Terkait dengan pengembangan kasus ini, Harry mengatakan perlu diketahui oleh masyarakat bahwa penanganan suatu perkara tentu tidak sama.

Baik itu dari proses penyelidikan, tingkat kesulitan dalam melakukan penangkapan pelaku dan lain-lain.

Sementara itu Kapolresta Barelang Kombes Pol Yos Guntur di sela-sela konferensi pers mengatakan, dari hasil pemeriksaan motif utama dalam penganiayaan tersebut karena adanya utang piutang.

"Sekelompok orang ini jasanya digunakan untuk keperluan menagih utang piutang oleh seseorang yang saat ini terus kita lakukan pendalaman," ungkap Yos.

Pada kesempatan itu, Yos juga mengimbau kepada masyarakat terkait utang piutang agar tidak menggunakan jasa preman lagi.

"Ketika ada masyarakat yang mengalami tindakan dari premanisme agar cepat melaporkan kepada pihak Kepolisian di hot line 110," ujar Yos.

Sementara itu, korban penganiayaan saat ini sudah membaik dan sehat.

"Untuk sementara pasal yang disangkakan yaitu pasal 170 junto pasal 351 ayat 1, junto pasal 335 ayat 1, ke 1 kitab Undang-Undang Hukum Pidana dengan ancaman hukuman pidana maksimal 5 tahun penjara," tutupnya.

(TRIBUNBATAM.id/Noven Simanjuntak/ Ronnye Lodo Laleng)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita tentang Batam

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved