BATAM TERKINI
Sampaikan Pesan Presiden, Warga Batam Diminta Rayakan Natal dan Tahun Baru di Batam Saja
Pemko Batam mengimbau warga Batam tetap liburan di Batam saja saat perayaan Natal dan Tahun Baru 2021, Desember dan Januari mendatang.
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Mengantisipasi penyebaran virus Covid-19 saat arus mudik liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Pemerintah Kota (Pemko) Batam mengimbau warga Batam tetap liburan di Batam saja.
Imbauan ini dilontarkan oleh Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achamd.
"Kepada saudara-saudara kita yang merayakan Natal dan Tahun Baru, kalau skala urgensinya tidak sedemikian penting silahkan melaksanakan Natal dan Tahun Baru di Batam saja," ujar Amsakar, Jumat (29/10/2021).
Pemko Batam akan membatasi pergerakan masyarakat untuk keluar daerah.
Hal ini sesuai dengan aturan pemerintah pusat.
"Itu pesan langsung dari Pak Presiden," ujar Pria Mantan Kadisperindag ini.
Amsakar menuturkan kendati pun jumlah kasus Covid-19 di Batam sudah menurun, masyarakat tidak boleh lalai.
Protokol kesehatan (prokes) harus tetap diterapkan. Lantaran tak tertutup kemungkinan ada gelombang ketiga dan keempat.
Baca juga: KINI Tes PCR di RSUD Embung Fatimah Batam Cukup Bayar Rp 300.000
Baca juga: LAYANAN Pasien Covid-19 di Asrama Haji Batam Mulai Di-Nonaktifkan
"Kita jangan terlena dengan kondisi sekarang. Tetap pakai masker, jaga jarak, rajin cuci tangan dan jauhi kerumunan," katanya.
Sebelumnya diberitakan, Presiden Joko Widodo mengungkapkan, ada 19,9 juta orang yang berkeinginan melakukan mudik saat libur Natal dan tahun baru (Nataru) mendatang berdasarkan survei yang dilakukan pemerintah.
"Saya minta betul-betul agar dikelola, diatur, sehingga Natal dan tahun baru ini berjalan dengan tidak ada kerumunan. Berdasarkan hasil survei ada 19,9 juta orang yang berniat mudik pada momen libur tersebut," Jokowi saat memberikan pengarahan kepada para kepala daerah se-Indonesia secara virtual di Istana Merdeka pada Senin (25/10/2021) sebagaimana dirilis Sekretariat Presiden pada Selasa (26/10/2021).
Menurut dia, jumlah yang tidak sedikit tersebut harus diantisipasi oleh semua provinsi, kabupaten, dan kota. Jokowi meminta agar semua kepala daerah melakukan antisipasi atas kondisi ini.
Dia mengingatkan, berdasarkan pengalaman sebelumnya, libur Nataru menyebabkan peningkatan penyebaran Covid-19 yang tidak kecil.
"Inilah yang harus kita antisipasi, semua provinsi, semua kabupaten dan kota harus mengingatkan warganya agar Nataru ini lebih baik tidak bepergian ke mana-mana," ucap dia.
Oleh karena itu, menurut dia, seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) memiliki peranan yang sangat penting dalam menyosialisasikan hal itu.
Terutama, untuk mengantisipasi kemungkinan gelombang ketiga yang tidak diharapkan.
"Kita harapkan Nataru kali ini bisa kita kelola dengan baik, karena hampir semua epidemiolog takut bahwa yang memicu gelombang ketiga nanti ada di Natal dan tahun baru," ujar Jokowi. (TRIBUNBATAM.id/Roma Uly Sianturi)
Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/wawako-batam-soal-wacana-uji-kadar-imun-tubuh.jpg)