Breaking News:

CORONA KEPRI

Dinkes Tingkatkan Tracing Jadi 1:15, Kasus Aktif di Batam Sisa 20 Orang

Seluruh tenaga kesehatan di setiap puskemas diarahkan meningkatkan tracing menjadi 15 orang, untuk setiap satu kasus positif Covid-19.

TribunBatam.id/Hening Sekar Utami
Kepala Dinas Kesehatan Batam, Didi Kusmarjadi mengatakan, seluruh tenaga kesehatan di setiap puskemas diarahkan meningkatkan tracing menjadi 15 orang, untuk setiap satu kasus positif Covid-19. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Angka kasus positif Covid-19 di Kota Batam terus mengalami penurunan yang signifikan.

Berdasarkan data dari Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kota Batam sampai Senin, 1 November 2021, tercatat jumlah kasus aktif tersisa empat orang.

Dari jumlah ini, dua orang menjalani isolasi mandiri dan dua lain dirawat di rumah sakit.

"Update sampai Senin (1/11/2021) dua warga Batam dinyatakan sembuh. Jumlah kasus aktif saat ini sebanyak empat orang," ujar Ketua Bidang Kesehatan Tim Gugus Covid -19 Batam, Didi Kusmarjadi.

Selain kasus positif, lanjutnya, angka kematian pasien positif Covid-19 saat ini sudah tidak ada laporan lagi.

Bahkan sepanjang dua pekan ini sudah tidak ada lagi laporan kasus kematian akibat Covid-19.

Menurut dia, turunnya angka kasus positif aktif ini disebabkan oleh tingginya angka kesembuhan pasien positif yang terjadi di Batam.

Di mana dalam satu hari ini saja, ada dua orang pasien positif menjalani isolasi mandiri yang sudah dinyatakan sembuh.

Baca juga: ATURAN Baru, Pengendara Mobil dan Motor yang Melakukan Perjalanan Jarak 250 Km Kini Wajib Antigen

Turunnya kasus aktif ini juga tak lepas dari penerapan tracing di masyarakat.

Di mana pihaknya mengerahkan seluruh sumber daya kesehatan dalam hal meningkatkan tracing.

"Sesuai edaran Kemendagri untuk meningkatkan tracing menjadi 1:15 sudah kita laksanakan di seluruh Puskesmas di Batam," jelas Kadinkes Kota Batam itu.

Menurutnya, seluruh tenaga kesehatan di setiap puskemas diarahkan meningkatkan tracing menjadi 15 orang, untuk setiap satu kasus positif Covid-19.

Tracing tidak hanya bagi kontak erat, tetapi semua jenis kontak.

Baca juga: JADI Wilayah Terpadat di Batam, Kini Kecamatan Batam Kota Zona Hijau

Baca juga: Kasus Aktif Covid-19 Tersisa 4 Orang, Kadinkes Batam Minta Razia Prokes Tetap Dilakukan

"Karena kalau kontak erat saja, terkadang tidak tercapai," ungkap Didi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved