Minggu, 10 Mei 2026

LIGA INGGRIS

Tottenham Hotspur Dilatih Antonio Conte Setelah Pecat Nuno Espirito Santo?

Pemecatan Nuno Espirito Santo diumumkan lewat situs resmi dan media sosial Tottenham Hotspur pada Senin (1/11/2021) waktu setempat

Tayang:
Editor: Mairi Nandarson
kolase tribunbatam.ID/foto twitter/inter
Antonio Conte kembali ke Liga Inggris bersama Tottenham Hotspur 

LONDON, TRIBUNBATAM.id - Tottenham Hotspur resmi memecat Nuno Espirito Santo sebagai manajer klub.

Pemecatan Nuno Espirito Santo diumumkan lewat situs resmi dan media sosial Tottenham Hotspur pada Senin (1/11/2021) waktu setempat.

"Hari ini klub mengumumkan bahwa Nuno beserta jajaran staf yang terdiri dari Ian Cathro, Rui Barbosa, dan Antonio Dias telah dibebastugaskan," tulis Tottenham Hotspur dalam situs resmi mereka.

Juru taktik asal Portugal itu dipecat setelah Spurs dipermalukan oleh Manchester United dengan skor 0-3 dalam laga pekan ke-10 Liga Inggris di Tottenham Hotspur Stadium, Sabtu (30/10/2021).

Nuno Espirito Santo baru menjabat sebagai pelatih Spurs selama empat bulan.

Akibat hasil buruk di ajang Liga Inggris, Spurs harus mengakhiri kerja sama dengan Nuno Espirito Santo.

Baca juga: Hasil, Klasemen, Top Skor Liga Inggris Setelah Chelsea, MU Menang, Liverpool Seri, Mo Salah 10 Gol

Baca juga: Antonio Conte Kembali ke Liga Inggris, Pelatih Baru Tottenham Hotspur

Spurs saat ini berada di peringkat delapan klasemen Premier League dengan mengoleksi 15 poin dari 10 laga.

Antonio Conte resmi latih Tottenham Hotspur, ubah pikiran meski dibujuk dari Juni 2021.

Antonio Conte dikabarkan menjadi kandidat pelatih baru Spurs.

Pembicaraan antara Conte dan Spurs sudah memasuki tahap akhir negosiasi.

Jurnalis asal Italia, Fabrizio Romano, mengumumkan Antonio Conte akan menjadi pelatih klub Liga Inggris, Tottenham Hotspur, yang baru.

Romano mengutarakannya lewat kicauan di akun Twitter pribadinya pada Selasa (2/11/2021). 

Romano mengungkapkan bahwa Managing Director of Football Tottenham Hotspur, Fabio Paratici, sudah membujuk Conte untuk bergabung sejak Juni 2021.

Baca juga: Persib vs Persela Kick Off 20.30 WIB, Robert: Striker Persib Kini Harus Bersaing Ketat

Baca juga: Saddil Ramdani Tak Bisa Pulang dari Malaysia ke Indonesia: Tolong Bantu Saya!

Namun, Paratici baru mampu meyakinkan Conte saat ini.

"Antonio Conte ke Tottenham, telah dikonfirmasi," kicau Fabrizio Romano seperti dilansir BolaSport.com dari Twitter resmi sang jurnalis.

"Kontrak Conte hingga Juni 2023 dan akan ditandatangani pada Selasa."

"Kesepakatan verbal sekarang sudah selesai."

"Dia kembali ke Premier League."

"Fabio Paratici menginginkan Conte sejak Juni dan berhasil mengubah pemikiran Conte. Pekerjaan yang luar biasa," ujar Romano lagi. 

Persaingan di Liga Inggris bukan sesuatu yang baru bagi Antonio Conte.

Pasalnya, Conte pernah menangani Chelsea dari 1 Juli 2016 sampai 13 Juli 2018.

Prestasi yang dipersembahkan Conte untuk The Blues tidak main-main.

Antonio Conte membawa Chelsea menjuarai Premier League musim 2016-2017.

Saat itu, Chelsea memuncaki klasemen Liga Inggris dengan 93 poin. 

Chelsea asuhan Antonio Conte meraih 30 kemenangan, tiga hasil imbang, dan hanya lima kali kalah.

Pada klasemen akhir musim 2016-2017, Chelsea unggul meyakinkan atas para pesaing terdekatnya, yakni Tottenham Hotspur (86 poin), Manchester City (78), dan Liverpool (76).

Kesuksesan Antonio Conte mengatarkan Chelsea merajai Liga Inggris juga didukung oleh pemain bintang.

Conte mempunyai dua jagoan yang mampu tampil konsisten.

Dua pesepak bola andalan Antonio Conte itu adalah Diego Costa dan Eden Hazard.

Costa menjadi top scorer Chelsea di Premier League 2016-2017 dengan 20 gol.

Hazard menyusul di posisi kedua dalam daftar pencetak gol terbanyak The Blues di Liga Inggris 2016-2017 lewat torehan 16 gol. 

Antonio Conte kemudian melanjutkan petualangannya ke Liga Italia.

Conte melatih Inter Milan dalam kurun waktu 31 Mei 2019 hingga 26 Mei 2021.

Peracik strategi berumur 52 tahun ini membuat Inter tampil cemerlang di liga domestik dan kompetisi Eropa.

Antonio Conte membikin Inter Milan menjuarai Serie A pada musim 2020-2021.

Inter mengunci gelar Liga Italia dengan 91 poin.

I Nerazzurri meninggalkan para pesaingnya, AC Milan (79 poin), Atalanta (78), dan Juventus (78) dengan jarak cukup jauh.

Conte juga nyaris membawa Inter Milan meraih trofi Liga Europa 2019-2020.

Namun, pasukan Antonio Conte takluk 2-3 dari Sevilla di partai final Liga Europa. (*)

.

.

.

sumber: BolaSport.com
Sumber: BolaSport.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved