Breaking News:

TANJUNGPINANG TERKINI

Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19, Kadinkes Tanjungpinang Ajak Galakkan Prokes 5M

Gelombang ketiga Covid-19 diperkirakan Desember 2021 dan Januari 2022. Momentum liburan akhir tahun diperkirakan terjadi lonjakan kasus Covid-19. 

Penulis: Muhammad ilham | Editor: Agus Tri Harsanto
tribunnews
Ilustrasi mendaftar vaksinasi Covid-19 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Gelombang ketiga Covid-19 diperkirakan Desember 2021 dan Januari 2022.

Momentum liburan akhir tahun diperkirakan terjadi lonjakan kasus Covid-19

"Harus kita jaga dari sekarang dengan menggalakkan prokes 5M, salah satunya membatasi perjalanan atau mobilitas dan menghindari kerumunan. Ini penting dilakukan agar tidak terjadi transmisi," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tanjungpinang, Elfiani Sandri, Jumat (5/11/2021).

Karena lanjut Elfiani, Covid-19 masih ada di tengah-tengah masyarakat kita.

Mungkin saja tidak muncul gejala sebab sudah mulai terbentuk herd immunity karena sudah divaksin.

Kendati demikian, tentu akan fluktuasi tingkat kekebalan tubuh kita bisa menurun, mungkin bergejala.

"Artinya, kita harus tetap menjaga diri kita dan orang lain dengan kehati-hatian dan disiplin 5M. Di fasilitas kesehatan tetap siap melakukan tracing, testing, serta pemantauan," ucapnya.

Baca juga: Polsek Batuaji Gerak Cepat, Semprot Cairan Disinfektan di Rumah Pasien Covid-19

Ia menjelaskan, untuk capaian vaksinasi di kota Tanjungpinang sudah cukup bagus.

Pada kelompok sasaran 18 tahun ke atas untuk dosis satu sudah mencapai 85,95%, usia 12-17 tahun telah mencapai 89,03%, dan lansia secara dasboard sudah 75,87%, sedangkan secara manual 84%.

"Kemenkes mensyaratkan capaian vaksinasi lansia itu di atas 60%. Tanjungpinang sudah di atas itu," pungkasnya.

Untuk mencapai penyelesaian 100% target sasaran, kita usahakan dosis satu bisa tercapai akhir November ini.

Upaya lainnya, pelayanan vaksinasi terus dilakukan di sentra-sentra seperti puskesmas, klinik Urkes Polres, Kartika Denkesyah 01.04.05 Korem 033/ WP, Lanud RHF, dan BK Mako.

"Bahkan, saat ini kita lakukan jemput bola dengan cara door to door. Kita data kelurahan mana saja yang warganya belum divaksin. Kita turun ke sana," ujarnya.

Dari data satgas covid-19 kota Tanjungpinang, hingga Jumat (5/11) tersisa tujuh orang kasus aktif, dua orang menjalani perawatan di rumah sakit, lima orang isolasi mandiri (isoman), dan dua orang selesai isolasi (sembuh).(Tribunbatam.id/Muhammad Ilham)

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved