Breaking News:

Warga Ngawen Klaten Kaya Mendadak, Dapat Rp 650 Miliar Dari Ganti Rugi Tol Solo-Jogja

Warga di 7 Desa di Ngawen Klaten akan menerima uang ganti rugi sebesar Rp 650 miliar atau setengah triliun lebih dari tol Solo-Jogja

Editor: Dewi Haryati
TribunSolo.com/Asep Abdullah
Pengendara melewati kawasan proyek pengerjaan tol Solo-Jogja di Jalan Raya Solo-Semarang, Kabupaten Boyolali, Jumat (18/6/2021). (TribunSolo.com/Asep Abdullah) 

KLATEN, TRIBUNBATAM.id - Sejumlah warga di Kecamatan Ngawen, Kabupaten Klaten bakal kaya mendadak.

Itu karena mereka akan mendapat uang ganti rugi dari Tol Solo-Jogja.

Besarannya disebut-sebut cukup fantastis. Jika melihat uang ganti rugi sebelumnya, satu orang saja bisa mencapai miliaran Rupiah.

Dilansir dari Tribunsolo.com, warga di 7 desa itu akan menerima uang ganti rugi sebesar Rp 650 miliar atau setengah triliun lebih.

Kepala Seksi (Kasi) Pengadaan Tanah BPN Klaten, Sulistiyono mengatakan kini tersisa ratusan miliar untuk pembebasan lahan di 7 desa di Kecamatan Ngawen.

"Ada 7 desa di Kecamatan Ngawen yang akan dibayar, selesai akhir tahun 2021," ungkap dia kepada TribunSolo.com, Jumat (5/11/2021).

Sulis mengatakan dana yang sudah dicairkan untuk pembebasan lahan hingga saat ini di berbagai daerah sudah menembus Rp 844.589.776.618.

Baca juga: Polisi Benarkan Vanessa Angel Meninggal Bersama Suami, Kecelakaan Maut di Jalan Tol

Baca juga: Profil Chacha Sherly, Eks Trio Macan yang Kecelakaan di Tol Solo-Semarang, Luka Cukup Berat

Sementara itu, untuk bidang yang sudah dibebaskan ada 1.025 bidang atau 25,88 persen yang tersebar di 15 desa.

"Kami telah mengajukan anggaran di tahun 2022 sekitar Rp 5 triliun terkait pembebasan lahan terdampak Tol Solo-Jogja yang tinggal 6 kecamatan," jelas dia.

Warga Klaten Jadi Miliarder

Sebelumnya diberitakan, sebanyak Rp 855 miliar diterima warga Kabupaten Klaten yang lahannya tergilas Tol Solo-Jogja.

Kepala Seksi (Kasi) Pengadaan Tanah BPN Klaten, Sulistiyono uang hampir 1 triliun rupiah itu untuk membayar ribuan bidang tanah milik warga.

"Sudah ada 15 desa dan 1026 bidang yang terdampak proyek Tol Solo-Jogja yang sudah kami bebaskan," kata Sulistiyono kepada TribunSolo.com.

Dari 15 desa yang terdampak, ada 7 bidang merupakan tempat peribadatan di 4 kecamatan.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Solo
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved